Tanjungpinang, Jurnalkota.co.id
Sekretaris Daerah Kota Tanjungpinang Zulhidayat mengapresiasi penyelenggaraan Wonderfood Kepri Fest Vol. 2.0 yang melibatkan lebih dari 130 tenant usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) kuliner di kawasan Rimba Jaya.
Festival yang berlangsung pada 21–25 Oktober 2026 tersebut, menurut Zulhidayat, kembali meramaikan kawasan Rimba Jaya yang sebelumnya sepi.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus diselenggarakan untuk mendukung usaha masyarakat dan menggerakkan perekonomian Kota Tanjungpinang. Pemerintah kota juga menyatakan kesiapan untuk berkolaborasi.
“Kita berharap ini tidak hanya berhenti sampai di sini saja. Pemko juga siap berkolaborasi, karena kegiatan UMKM seperti inilah yang memang kita cita-citakan dan harapkan dapat menggerakkan ekonomi masyarakat Kota Tanjungpinang,” ujar Zulhidayat saat menutup festival tersebut, Minggu (25/10/2026) malam.
Libatkan lebih dari 130 tenant kuliner
Wonderfood Kepri Fest Vol. 2.0 memadukan beragam sajian kuliner, kesenian tradisional, dan hiburan bagi pengunjung. Seluruh tenant UMKM kuliner yang terlibat telah melalui proses kurasi.
Inisiator sekaligus penyelenggara kegiatan dari Wonder Koko Entertainment, Koko Yadi, mengatakan, keterlibatan lebih dari 130 tenant menjadi salah satu pembeda festival kali ini dengan penyelenggaraan sebelumnya.
“Berbeda dari gelaran sebelumnya, Wonderfood Kepri Fest Vol. 2 kali ini merangkul lebih dari 130 tenant UMKM kuliner terkurasi,” kata Koko.
Selama lima hari pelaksanaan, penyelenggara membagikan sekitar 800 kupon kepada pengunjung. Kupon tersebut diberikan kepada pengunjung yang berbelanja minimal Rp100.000.
Hadirkan Farel Prayoga dan berbagai perlombaan
Selain menawarkan kuliner, festival ini menghadirkan penyanyi Farel Prayoga yang dikenal melalui lagu “Ojo Dibandingke”.
Berbagai perlombaan turut melengkapi rangkaian kegiatan, mulai dari kreasi nasi goreng, makan roti, menggambar, peragaan busana, tari, hingga kompetisi cosplay.
Koko berharap penyelenggaraan festival dapat meningkatkan omzet para pedagang sekaligus memberikan dampak positif terhadap perputaran ekonomi di Kota Tanjungpinang.
Harapan tersebut sejalan dengan dukungan pemerintah kota agar kegiatan yang melibatkan UMKM dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi perekonomian masyarakat.















