20 ASN Tanjungpinang Tuntaskan PKA XII, Tiga Peserta Raih Peringkat Teratas

Jasa Maklon Sabun

Tanjungpinang, Jurnalkota.co.id

Sebanyak 20 aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kota Tanjungpinang menuntaskan Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan XII Tahun 2026. Tiga di antaranya berhasil meraih peringkat pertama hingga ketiga dari total 32 peserta.

Peringkat pertama diraih Haposan Siregar, disusul Dessy Daryati pada peringkat kedua dan Raden Rakhmat Saleh pada peringkat ketiga.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Tanjungpinang Achmad Nur Fatah menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Menurut dia, mayoritas peserta PKA Angkatan XII merupakan ASN Pemko Tanjungpinang.

“Merasa senang dan bangga karena peserta PKA Angkatan XII ini mayoritas berasal dari Pemko Tanjungpinang. Yang lebih membanggakan lagi, teman-teman peserta dari Pemko Tanjungpinang berhasil masuk dalam tiga besar,” kata Achmad seusai pelepasan peserta PKA di Balairung Wan Seri Beni, Dompak, Kota Tanjungpinang, Senin (2/11/2026).

Ia berharap keberhasilan dalam pelatihan menjadi dorongan bagi seluruh peserta untuk mengembangkan kemampuan, meningkatkan kinerja, serta menghadirkan inovasi di lingkungan kerja.

Harapan tersebut ditujukan kepada peserta yang meraih tiga peringkat teratas maupun peserta lainnya.

“Mudah-mudahan mereka yang sudah masuk tiga besar maupun teman-teman yang lain, kariernya semakin lancar dan semakin baik. Tetap berinovasi dan berprestasi dalam melaksanakan tugas sehari-hari. Selamat sekali lagi,” ujarnya.

Penerapan inovasi akan dikawal

Achmad juga menanggapi arahan Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau Misni mengenai pentingnya penerapan inovasi yang disusun selama pelatihan.

Ia mengatakan, arahan tersebut menjadi tantangan bagi BKPSDM untuk meningkatkan pengawasan terhadap kinerja ASN. Pengawasan mencakup kedisiplinan, kesiapsiagaan dalam menjalankan tugas, serta kehadiran di tempat kerja.

Selain itu, perhatian diberikan pada peningkatan kinerja, penerapan inovasi, dan pencapaian prestasi di organisasi perangkat daerah (OPD) masing-masing.

“Dengan hasil kerja yang terbaik, tentu akan memberikan pengaruh terhadap kemajuan Pemko Tanjungpinang itu sendiri,” ucap Achmad.

Misni: Inovasi jangan berhenti pada laporan

Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau Misni meminta peserta PKA Angkatan XI dan XII menerapkan inovasi yang telah disusun selama pelatihan.

Ia menekankan bahwa hasil pelatihan harus mendukung kinerja OPD sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Inovasi tidak boleh berhenti sebatas laporan atau dokumen pelatihan, tetapi harus diterapkan dan mampu meningkatkan pelayanan di OPD masing-masing,” tutur Misni.

Menurut Misni, kondisi geografis Kepulauan Riau sebagai provinsi kepulauan yang berbatasan langsung dengan sejumlah negara memerlukan pendekatan pembangunan sesuai karakteristik wilayah.

Pendekatan tersebut dibutuhkan untuk mendukung pemerataan layanan pendidikan dan kesehatan, serta pembangunan infrastruktur yang memperkuat konektivitas antarpulau.

Karena itu, ia meminta kepala OPD mengawal penerapan inovasi para peserta agar dapat mendukung program pembangunan Kepulauan Riau, khususnya pada 2027.

Peserta juga diharapkan membagikan pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh selama pelatihan kepada rekan kerja. Dengan demikian, inovasi yang telah disusun dapat diterapkan lebih luas dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

PKA Angkatan XII berlangsung pada 3 Juli hingga 2 November 2026 dan diikuti 32 peserta. Sebanyak 20 peserta merupakan ASN Pemko Tanjungpinang, sedangkan 12 peserta lainnya berasal dari Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, Kabupaten Natuna, Kabupaten Kepulauan Anambas, dan Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH).

Jasa Maklon Skincare Tangerang Supplier Sabun Cair

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *