RSJKO EHD Kepri Edukasi Siswa Soal Kesehatan Mental Lewat Program “Singgah di Sekolah”

Jasa Maklon Sabun

Tanjungpinang, Jurnalkota.co.id

Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) melalui Rumah Sakit Jiwa dan Ketergantungan Obat Engku Haji Daud (RSJKO EHD) terus menggalakkan edukasi kesehatan mental bagi pelajar di wilayahnya.

Salah satunya dilakukan lewat program Singgah di Sekolah, yang dikemas dalam bentuk gelar wicara atau talkshow, pada Jumat, 8 Agustus 2025. Kegiatan ini digelar di SMA Negeri 7 Tanjungpinang dengan tema “Merdeka dari Cemas”.

Ini merupakan pelaksanaan kedua dari program yang diinisiasi RSJKO Engku Haji Daud.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepri Muhammad Bisri, yang hadir mewakili Gubernur Kepri Ansar Ahmad, mengatakan bahwa kegiatan ini penting sebagai respons terhadap meningkatnya kasus gangguan kesehatan mental di kalangan remaja.

“Pemerintah ingin mendorong siswa agar lebih terbuka dalam menghadapi masalah. Jangan pernah merasa sendiri. Ceritakan apa yang dirasakan kepada teman, guru, orang tua, atau tenaga profesional, seperti dokter di RSJKO,” ujar Bisri menyampaikan pesan Gubernur.

Ia menekankan, berbagi cerita adalah langkah awal untuk meringankan bahkan menyelesaikan masalah.

“Dengan jiwa yang sehat, semangat belajar bisa tumbuh. Ingat, dalam jiwa yang sehat, terdapat tubuh yang kuat,” lanjut Bisri.

Bisri juga menegaskan bahwa siswa dengan kondisi mental yang baik akan tumbuh menjadi generasi penerus yang siap memimpin Kepri ke arah yang lebih baik.

Komitmen RSJKO untuk Kesehatan Mental Remaja

Direktur RSJKO Engku Haji Daud, Dr Asep Guntur Sapari, MARS, menegaskan bahwa program ini merupakan bentuk komitmen pihaknya dalam menjaga kesehatan mental remaja di Kepri.

“Ini merupakan kegiatan kedua kami dalam upaya meningkatkan kesehatan mental siswa, terutama terkait perasaan cemas dan takut yang kerap dialami remaja,” kata Asep.

Program ini tak hanya memberikan edukasi, tetapi juga melakukan skrining awal terhadap kesehatan mental siswa. Tujuannya, untuk mendeteksi dini potensi gangguan kejiwaan dan memberikan penanganan yang sesuai.

Disambut Positif Sekolah

Program ini mendapat sambutan positif dari pihak sekolah. Kepala SMA Negeri 7 Tanjungpinang, Mochamad Tohir Karjono, M.Pd., mengapresiasi kegiatan yang menurutnya sangat relevan dengan kondisi pelajar saat ini.

“Persoalan kesehatan mental siswa menjadi tantangan nyata di sekolah kami. Melalui kegiatan ini, siswa bisa lebih memahami kondisi mentalnya, apakah berasal dari tekanan keluarga, guru, teman sebaya, atau lingkungan sosial,” ujarnya.

Ia berharap, lewat kegiatan ini siswa dapat belajar mengelola emosi dan pikirannya agar tetap sehat dan siap menjadi generasi yang unggul.

Jasa Maklon Skincare Tangerang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *