Kemenag Lebak Minta Guru Madrasah Lebih Inovatif untuk Cetak Siswa Berprestasi

Jasa Maklon Sabun

Lebak, Jurnalkota.co.id

Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Lebak meminta para guru madrasah untuk terus meningkatkan inovasi dan kreativitas dalam proses pembelajaran guna mencetak siswa berprestasi, khususnya di bidang akademik.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kemenag Kabupaten Lebak, Mokhamad Apipi, mengatakan kualitas pendidikan madrasah akan semakin unggul apabila didukung oleh tenaga pendidik yang mampu beradaptasi dan menghadirkan metode pembelajaran yang inovatif.

“Kami berharap pendidikan madrasah ke depan semakin unggul jika para guru memiliki inovasi dan kreativitas dalam proses pembelajaran,” ujar Apipi saat membuka kegiatan Pengembangan Profesi Guru dan Peningkatan Kompetensi Tenaga Kependidikan melalui Program Peningkatan Keprofesian Berkelanjutan (PPKB) di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Kabupaten Lebak, Sabtu (6/6/2026).

Kegiatan tersebut mengusung tema “Mewujudkan Guru Kreatif dan Inovatif dengan Pola Pembelajaran Berdiferensiasi di MIN 1 Kabupaten Lebak”.

Menurut Apipi, melalui program PPKB, para guru didorong untuk terus mengembangkan kemampuan dalam menyampaikan materi pembelajaran secara efektif dan menyenangkan. Dengan demikian, peserta didik dapat lebih aktif dalam mengikuti proses belajar mengajar.

Selain itu, guru juga dituntut memiliki disiplin dan tanggung jawab yang tinggi dalam menjalankan tugas sebagai pendidik.

Apipi juga menyinggung masih adanya guru yang mengajukan mutasi atau perpindahan tugas tanpa alasan yang jelas. Padahal, kata dia, proses mutasi bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) memiliki ketentuan yang harus dipenuhi, termasuk masa kerja minimal.

“Kami melaksanakan PPKB untuk membenahi dan meningkatkan kualitas guru madrasah. Selain dituntut inovatif dan kreatif, guru juga harus mampu meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan guna mencetak siswa yang berprestasi secara akademik,” katanya.

Sementara itu, Kepala MIN 1 Kabupaten Lebak, Muhamad Ika, mengatakan kegiatan PPKB memiliki peran penting dalam meningkatkan pemahaman guru dan tenaga kependidikan terkait penerapan pembelajaran berdiferensiasi.

Menurut dia, pendekatan tersebut memungkinkan guru menyesuaikan metode, materi, hingga evaluasi pembelajaran berdasarkan kebutuhan, minat, dan gaya belajar masing-masing siswa.

“Pembelajaran berdiferensiasi menjadi kunci dalam memberikan layanan pendidikan yang lebih baik karena setiap siswa memiliki karakteristik dan kebutuhan belajar yang berbeda,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat mendorong para guru untuk terus berinovasi, kreatif, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman serta tuntutan dunia pendidikan yang terus berubah.

 

Penulis: Noma
Editor: Antoni

 

Jasa Maklon Skincare Tangerang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *