Adi Prihantara Buka Rakor Tim Gugus Tugas Kota Layak Anak

Jasa Maklon Sabun

Tanjungpinang, Jurnalkota.online

Dalam rangka memperkuat komitmen dan mendorong Gugus Tugas Kota Layak Anak (KLA) untuk berperan secara langsung dalam pengembangan Kota Layak Anak di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Provinsi Kepri mengadakan Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Gugus Tugas KLA Provinsi Kepri Tahun 2024 di Ruang Rapat Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan (Barenlitbang) Provinsi Kepri, Dompak, Kota Tanjungpinang, Kamis (21/3/2024).

Rakor yang dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kepri Adi Prihantara, bertujuan untuk melakukan evaluasi, monitoring, dan persamaan persepsi mengenai upaya strategis yang dapat dilakukan.

Selain itu, Rakor ini juga membahas persiapan dukungan Gugus Tugas dalam pengisian evaluasi pengembangan KLA.

Rakor ini dihadiri oleh Kepala Barenlitbang Provinsi Kepri sebagai Ketua Gugus Tugas Kota Layak Anak Misni, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Provinsi Kepri serta Tim Gugus Tugas KLA Provinsi Kepri.

Adi Prihantara menyatakan bahwa KLA merupakan suatu sistem pembangunan yang berbasis pada hak anak. Hal ini bertujuan untuk mengintegrasikan komitmen bersama stokholder yang ada, sehingga hak-hak anak dapat terpenuhi.

Dengan demikian, anak dapat berkembang secara maksimal serta terlindungi dari berbagai tindakan kekerasan dan diskriminasi.

“Anak adalah amanah sekaligus karunia Tuhan yang senantiasa harus dijaga. Oleh karena itu, Pemerintah Daerah bertanggung jawab haruslah terhadap perlindungan anak sehingga menjadikan mereka generasi yang kuat dan terhindar dari kekerasan dan tindak eksploitasi,” ucap Adi Prihantara.

Selain itu, Adi Prihantara melihat bahwa kebijakan KLA merupakan program yang baik dalam mempersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM).

Provinsi Kepri secara berturut-turut dari Tahun 2021 dan 2022 mendapatkan Predikat Provinsi Layak Anak.

“Saya berharap semoga pertemuan ini menghasilkan ide-ide, solusi untuk memenuhi indikator-indikator KLA dengan menyiapkan dokumentasi kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) masing-masing. Sehingga, predikat sebagai Provinsi Layak Anak dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan,” harap Adi Prihantara. (Antoni)

Sumber: Diskominfo Kepri

Jasa Maklon Skincare Tangerang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *