Batam, Jurnalkota.online
Gubernur Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad, hadir pada Upacara Farewell and Welcome Parade Kapolda Kepri yang diselenggarakan di Lapangan Bhayangkara Mapolda Kepri, Nongsa, Kota Batam, Selasa (19/12/2023).
Upacara ini sebagai bentuk peralihan jabatan dari pejabat lama Irjen Pol Tabana Bangun kepada pejabat baru Brigjen Pol Yan Fitri Halimansyah.
Acara dimulai dengan penyerahan Pataka Polda Kepri Seligi Sakti Marwah Negeri dari Tabana Bangun kepada Yan Fitri Halimansyah.
Hal tersebut disaksikan oleh Ansar Ahmad serta para hadirin dan tamu undangan yang hadir dalam upacara tersebut.
Pelaksanaan Upacara Pembinaan Tradisi Bhayangkara dipimpin secara langsung oleh pejabat lama Kapolda Kepri Tabana Bangun dan juga pejabat baru Kapolda Kepri Yan Fitri Halimansyah. Dimana keduanya selanjutnya memberikan amanat secara bergantian.
Dalam amanatnya, Tabana Bangun mengatakan bahwa kepemimpinan Kapolda Kepri yang dirinya pimpin telah diserahkan kepada penggantinya Yan Fitri Halimansyah. Pelaksanaannya telah dilakukan di Mabes Polri beberapa waktu lalu.
“Pergantian kepemimpinan adalah hal yang biasa dan wajar dalam sebuah organisasi yang dinamis. Semua itu, dilakukan dalam rangka meningkatkan kinerja, promosi dalam sistem pembinaan karier, tour of duty and area di tubuh Polri,” jelas Tabana Bangun.
Dalam kesempatan tersebut, Tabana Bangun juga menyampaikan bahwa kondisi Kamtibmas yang ada secara umum di wilayah hukum Kepri dalam kondisi relatif kondusif dan tidak ada potensi gangguan berarti. Kondisi ini harus terus dijaga dan ditingkatkan ke depannya.
“Pada kesempatan yang baik ini, ijinkan saya mengucapkan apresiasi sedalam-dalamnya atas kerja sama yang telah terjalin secara baik selama ini dengan semua jajaran keluarga besar Polda Kepri. Semoga kita semua semakin sukses selalu ke depannya,” ucap Tabana Bangun.
Sementara itu, Yan Fitri Halimansyah mengatakan bahwa pergantian puncak pimpinan dalam sebuah proses alami dalam organisasi yang dinamis seperti yang dilakukan dalam institusi Polri. Meskipun demikian, keberlanjutan program dan tugas harus tetap dijalankan, tidak terlepas dari siapapun yang memimpin.
“Mengingat itu semua adalah tugas dan tanggung jawab yang telah diberikan bangsa dan negara, yang harus bisa dilaksanakan secara baik, dan dipertanggungjawabkan oleh kesatuan ataupun orang yang memimpinnya. Tentunya dengan cara yang baik benar dan juga sesuai aturan yang berlaku,” kata Yan Fitri.
Di hadapan peserta upacara, Yan Fitri juga berbicara tentang pentingnya menjaga dan memelihara Kamtibmas. Wilayah Provinsi Kepri secara geografis diapit oleh lima negara tetangga, serta dilalui oleh dua selat perdagangan dunia, dan ditambah pula dengan karakteristik wilayahnya yang ber-pulau-pulau, maka diperlukan kesiapan tugas yang luar biasa.
“Tapi dengan pengalaman dan juga tantangan tugas yang sangat kompleks yang selama ini telah kita hadapi, saya optimis kita akan bisa menghadapi setiap tantangan yang ada,” tegas Yan Fitri.
Yan Fitri juga memberikan pesan kepada semua jajaran Polda Kepri agar tetap menjaga nama baik institusi Polri. Sehingga Polri di mata masyarakat dapat semakin bagus sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
“Saya harap kita semua tetap menjaga kinerja profesional menuju Polri yang Presisi,” tutup Yan Fitri. (Antoni)
Sumber: Diskominfo Kepri














