Tanjungpinang, Jurnalkota.co.id
Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah mengawali tahun anggaran 2026 dengan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) perangkat daerah sebagai langkah strategis memperkuat sinergi lintas sektor. Rakor berlangsung di Aula Sultan Sulaiman Badrul Alamsyah, Kantor Wali Kota Tanjungpinang, Rabu (14/1/2026).
Rakor tersebut menjadi forum penyamaan persepsi seluruh perangkat daerah dalam merespons berbagai isu strategis yang berkembang di masyarakat. Sejumlah agenda prioritas dibahas secara komprehensif, mulai dari pengendalian harga dan ketersediaan pangan, ketertiban umum, kemudahan perizinan, hingga kebersihan lingkungan serta kesiapan infrastruktur kota.
Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan memaparkan upaya sinergis pemerintah daerah dalam menjaga ketersediaan dan keterjangkauan pangan menjelang Hari Besar Keagamaan dan Nasional (HBKN) 2026. Salah satu langkah konkret yang dilakukan ialah pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) sebanyak empat kali, masing-masing dua kali menjelang Imlek dan Ramadan, serta dua kali menjelang Idul Fitri.
Sejalan dengan itu, Dinas Perdagangan dan Perindustrian menyampaikan langkah-langkah antisipatif untuk menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan bahan kebutuhan pokok, terutama menghadapi potensi peningkatan konsumsi masyarakat selama bulan Ramadan.
Aspek ketertiban dan keamanan juga menjadi perhatian serius. Satuan Polisi Pamong Praja menyatakan kesiapan dalam menjaga ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat (tibumtranmas) selama Ramadan 1447 Hijriah. Pengawasan aktivitas masyarakat akan diperkuat agar tetap berjalan tertib, aman, dan kondusif, termasuk melalui penyiapan surat edaran terkait pengaturan jam operasional tempat hiburan dan pusat keramaian.
Di sektor pelayanan publik dan investasi, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu memaparkan sejumlah terobosan dalam percepatan serta kemudahan perizinan. Langkah tersebut dinilai strategis untuk menciptakan iklim investasi yang ramah, kompetitif, dan berkelanjutan di Kota Tanjungpinang.
Sementara itu, Dinas Perhubungan memfokuskan pembahasan pada penataan lalu lintas dan pengelolaan parkir, khususnya di kawasan bazar Ramadan dan pusat aktivitas masyarakat, guna mengantisipasi kemacetan serta meningkatkan kenyamanan publik. Dinas Lingkungan Hidup turut mengusung Program Ramadan Bersih sebagai upaya menjaga kebersihan lingkungan di pasar, pusat kuliner, dan fasilitas umum, sekaligus mendorong partisipasi aktif masyarakat.
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) juga menyampaikan rencana pemeliharaan jalan protokol serta sistem drainase guna memastikan kelancaran mobilitas dan meminimalkan potensi genangan, terutama di tengah musim hujan.
Menutup rakor, Lis Darmansyah menegaskan pentingnya koordinasi, kecepatan respons, serta tindak lanjut nyata di lapangan dari seluruh perangkat daerah.
“Rakor ini menjadi momentum awal tahun anggaran 2026 untuk memastikan seluruh perangkat daerah bergerak seirama, menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok, meningkatkan ketertiban dan kenyamanan masyarakat, serta terus memperkuat kualitas pelayanan publik,” ujar Lis Darmansyah.










