Bintan, Jurnalkota.co.id
Seorang pemancing di Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau, meninggal dunia setelah terseret gelombang tinggi saat menyelam untuk melepaskan pancing yang tersangkut di karang. Korban sempat dievakuasi oleh Babinsa Koramil 02/Bintan Timur bersama warga, namun nyawanya tidak tertolong.
Peristiwa tersebut terjadi di Pantai Lobo, Trikora Km 42, RT 001/RW 001, Desa Teluk Bakau, Kecamatan Gunung Kijang, Kabupaten Bintan, Minggu (18/1/2026) sekitar pukul 15.30 WIB.
Korban diketahui bernama Tomi Sariadi (36), warga Toapaya, Kabupaten Bintan. Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban memancing seorang diri menggunakan perahu sejak sekitar pukul 14.00 WIB.
Saat berada sekitar 100 meter dari bibir pantai, pancing korban tersangkut di karang. Korban kemudian menyelam untuk melepaskan pancing tersebut. Namun, gelombang laut yang tinggi tiba-tiba datang dan menyeret korban sehingga kesulitan kembali ke permukaan.
Warga sekitar yang melihat kejadian itu mendapati korban melambaikan tangan meminta pertolongan. Informasi tersebut kemudian diteruskan kepada Babinsa setempat.
Mendapat laporan tersebut, Babinsa Koramil 02/Bintan Timur Kodim 0315/Tanjungpinang, Ventri Putra, bersama warga segera menuju lokasi menggunakan perahu milik warga untuk melakukan upaya penyelamatan.
“Warga melihat korban melambaikan tangan meminta pertolongan. Kami langsung bergerak bersama warga menuju lokasi untuk melakukan evakuasi,” ujar Ventri.
Korban berhasil ditemukan dalam kondisi kritis dan segera dievakuasi ke Puskesmas Kawal untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, setelah mendapat perawatan, korban dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 16.30 WIB.
“Korban dinyatakan meninggal dunia oleh dokter di Puskesmas Kawal,” kata Ventri.
Peristiwa tersebut menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di laut, terutama ketika kondisi cuaca dan gelombang tidak bersahabat.










