Tanjungpinang, Jurnalkota.co.id
Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Tanjungpinang memperketat pengawasan pelaksanaan Gerak Jalan Proklamasi Tahun 2026 sebagai langkah antisipasi agar insiden yang sempat terjadi pada penyelenggaraan tahun sebelumnya tidak kembali terulang.
Pengawasan akan dilakukan secara lebih intensif dengan melibatkan personel gabungan dari TNI dan Polri. Kehadiran aparat keamanan di sepanjang rute perlombaan diharapkan mampu menjaga ketertiban, memastikan seluruh peserta mematuhi aturan, sekaligus menciptakan suasana yang aman dan kondusif selama kegiatan berlangsung.
Kepala Dispora Kota Tanjungpinang, Ruli Friady, mengatakan evaluasi terhadap pelaksanaan Gerak Jalan Proklamasi tahun lalu menjadi dasar bagi panitia untuk meningkatkan sistem pengamanan pada tahun ini.
Menurutnya, Gerak Jalan Proklamasi merupakan agenda tahunan yang selalu mendapat perhatian besar dari masyarakat. Karena itu, penyelenggara ingin memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib tanpa mengurangi semangat kompetisi dan sportivitas para peserta.
“Kalau ada yang kedapatan melakukan pelanggaran akan kita bubarkan secara baik-baik. Kalau tidak mau, baru nanti kita bubarkan secara paksa,” kata Ruli, Kamis (16/7/2026).
Ia menjelaskan, personel gabungan dari TNI dan Polri akan ditempatkan di sejumlah titik strategis sepanjang lintasan perlombaan untuk melakukan pengawasan sekaligus memberikan respons cepat apabila terjadi pelanggaran maupun potensi gangguan keamanan.
Selain pengawasan di lapangan, panitia juga akan terus mengingatkan seluruh peserta mengenai tata tertib perlombaan sebelum kegiatan dimulai. Langkah tersebut dilakukan agar setiap peserta memahami aturan yang berlaku sehingga tidak terjadi kesalahpahaman selama perlombaan.
Ruli mengungkapkan, insiden yang terjadi pada pelaksanaan tahun lalu bukan dipicu oleh persaingan memperebutkan gelar juara, melainkan karena adanya kesalahpahaman peserta terhadap sistem penilaian dalam lomba gerak jalan.
Saat itu, beberapa kelompok peserta berusaha mendahului rombongan lain karena menganggap tim yang lebih dahulu mencapai garis akhir akan memperoleh nilai lebih tinggi.
“Itu bukan karena mencari juara. Mereka ingin duluan, padahal penilaiannya bukan siapa yang paling cepat, tetapi siapa yang tepat waktu,” ujarnya.
Ia menegaskan, sistem penilaian Gerak Jalan Proklamasi tidak didasarkan pada kecepatan mencapai garis finis, melainkan pada ketepatan waktu sesuai jadwal yang telah ditentukan serta kedisiplinan peserta selama mengikuti perlombaan.
Karena itu, seluruh peserta diminta memahami mekanisme perlombaan sebelum turun ke lintasan agar tidak muncul persepsi yang keliru mengenai sistem penilaian.
Terkait kemungkinan pemberian sanksi terhadap peserta yang kembali melakukan pelanggaran, Ruli mengatakan panitia akan menyesuaikan dengan situasi dan kondisi di lapangan.
Meski demikian, ia berharap seluruh peserta dapat menjaga sportivitas, menaati aturan yang telah ditetapkan, serta menjunjung tinggi nilai-nilai kebersamaan yang menjadi semangat utama Gerak Jalan Proklamasi.
“Kita lihat nanti bagaimana perkembangannya, tapi mudah-mudahan jangan sampai terjadi lagi,” katanya.
Gerak Jalan Proklamasi merupakan salah satu agenda tahunan dalam rangka memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang selalu mendapat sambutan antusias dari masyarakat.
Setiap tahun, kegiatan tersebut tidak hanya diikuti peserta dari Kota Tanjungpinang, tetapi juga menarik keikutsertaan peserta dari Kabupaten Bintan dan Kota Batam. Kehadiran peserta dari berbagai daerah menjadikan ajang tersebut sebagai salah satu kegiatan olahraga masyarakat yang memiliki daya tarik tinggi di Kepulauan Riau.
Selain menjadi ajang kompetisi, Gerak Jalan Proklamasi juga menjadi sarana mempererat kebersamaan, menumbuhkan semangat nasionalisme, serta mengajak masyarakat menerapkan pola hidup sehat melalui aktivitas olahraga.
Melihat tingginya antusiasme masyarakat, Dispora Kota Tanjungpinang menempatkan aspek keamanan dan ketertiban sebagai prioritas utama dalam penyelenggaraan tahun ini.
Panitia berharap seluruh peserta, official, dan masyarakat dapat bersama-sama menjaga suasana yang kondusif sehingga kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar dari awal hingga akhir.
“Kita ingin memastikan kegiatan ini berjalan lancar sehingga masyarakat bisa menikmati kemeriahan Gerak Jalan Proklamasi,” ujar Ruli.
Melalui penguatan pengawasan, koordinasi dengan aparat keamanan, serta peningkatan pemahaman peserta terhadap aturan perlombaan, Dispora Kota Tanjungpinang optimistis pelaksanaan Gerak Jalan Proklamasi Tahun 2026 dapat berlangsung lebih tertib dan sukses. Evaluasi dari penyelenggaraan sebelumnya diharapkan menjadi pembelajaran untuk menghadirkan kegiatan yang tidak hanya meriah, tetapi juga aman, sportif, dan nyaman bagi seluruh peserta maupun masyarakat yang menyaksikan.














