Dandim 0315/Tanjungpinang Sambut Panglima TNI dan Para Kepala Staf TNI di Lingga, Tinjau Latihan Operasi Gabungan 2026

Jasa Maklon Sabun

Lingga, Jurnalkota.co.id

Komandan Kodim (Dandim) 0315/Tanjungpinang, Kolonel Inf Abdul Hamid, turut menyambut kedatangan Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto beserta para Kepala Staf Angkatan Darat, Angkatan Laut, dan Angkatan Udara di Bandara Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau, Selasa (4/8/2026) sore. Kunjungan tersebut merupakan bagian dari agenda strategis TNI untuk menghadiri sekaligus meninjau pelaksanaan Latihan Operasi Gabungan (Latopsgab) TNI Terintegrasi Tahun 2026 yang dipusatkan di wilayah Kabupaten Lingga.

Kehadiran Panglima TNI bersama jajaran pimpinan tiga matra menjadi momentum penting dalam memastikan kesiapan satuan TNI menghadapi berbagai tantangan operasi di masa mendatang. Latihan operasi gabungan yang melibatkan unsur TNI Angkatan Darat, Angkatan Laut, dan Angkatan Udara itu dirancang untuk menguji kemampuan interoperabilitas antarmatra, meningkatkan koordinasi, serta memperkuat profesionalisme prajurit dalam melaksanakan tugas pertahanan negara.

Suasana penyambutan di Bandara Dabo Singkep berlangsung khidmat dan sarat nuansa budaya Melayu. Setibanya di lokasi, Panglima TNI dan para Kepala Staf TNI disambut dengan prosesi adat berupa pemasangan tanjak oleh Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Kabupaten Lingga. Tradisi tersebut menjadi simbol penghormatan sekaligus wujud pelestarian budaya Melayu yang masih dijunjung tinggi masyarakat Kepulauan Riau.

Turut hadir dalam penyambutan tersebut Bupati Lingga M. Nizar, Wakil Bupati Lingga Novrizal, Ketua DPRD Kabupaten Lingga, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh adat, tokoh agama, serta pejabat TNI dan Polri. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut mencerminkan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam mendukung pelaksanaan agenda strategis nasional di wilayah Kabupaten Lingga.

Setelah prosesi penyambutan selesai, Panglima TNI menerima paparan singkat dari Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) I mengenai skenario dan perkembangan pelaksanaan Latihan Operasi Gabungan TNI Terintegrasi Tahun 2026. Paparan tersebut menjadi bagian dari evaluasi awal sebelum Panglima TNI meninjau langsung berbagai tahapan latihan yang melibatkan personel dan alutsista dari ketiga matra.

Agenda selanjutnya adalah peninjauan penerjunan pasukan Tim KDOL Denmatra 1 Korps Pasukan Gerak Cepat (Korpasgat) TNI Angkatan Udara bersama prajurit Brigif 17/1/K di wilayah Kelurahan Sungai Lumpur. Materi latihan tersebut menjadi salah satu simulasi penting dalam operasi gabungan yang mengedepankan kecepatan, ketepatan, dan koordinasi lintas matra dalam menghadapi berbagai skenario operasi militer.

Latihan Operasi Gabungan TNI Terintegrasi Tahun 2026 merupakan salah satu program pembinaan kesiapan operasional TNI yang secara rutin dilaksanakan untuk menguji kemampuan komando, pengendalian operasi, serta efektivitas kerja sama antarsatuan. Melalui latihan ini, seluruh unsur TNI diharapkan mampu meningkatkan kemampuan dalam menjalankan operasi gabungan secara terpadu sesuai perkembangan dinamika ancaman pertahanan yang semakin kompleks.

Rangkaian kegiatan hari pertama ditutup dengan agenda makan malam bersama yang diikuti Panglima TNI, para Kepala Staf Angkatan, pejabat TNI, serta unsur pemerintah daerah. Selanjutnya, rombongan bermalam di Mess Fatahillah Lanal Dabo Singkep sebagai persiapan untuk melanjutkan agenda peninjauan latihan pada hari berikutnya.

Dandim 0315/Tanjungpinang Kolonel Inf Abdul Hamid mengatakan kehadiran Panglima TNI beserta para Kepala Staf Angkatan Darat, Angkatan Laut, dan Angkatan Udara menjadi bukti nyata perhatian pimpinan TNI terhadap peningkatan kesiapan satuan serta profesionalisme prajurit di seluruh Indonesia.

Menurut Abdul Hamid, latihan operasi gabungan memiliki peran strategis dalam memperkuat kemampuan prajurit menghadapi berbagai tantangan tugas sekaligus meningkatkan sinergi antarmatra agar mampu melaksanakan operasi secara efektif dan terintegrasi.

Ia juga menegaskan bahwa dukungan pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menciptakan kondisi yang aman dan kondusif selama pelaksanaan latihan berlangsung. Kolaborasi tersebut dinilai mampu memberikan kelancaran terhadap seluruh tahapan kegiatan sekaligus memperkuat hubungan harmonis antara TNI dan masyarakat.

“Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, Polri, serta seluruh unsur terkait menjadi modal utama dalam menyukseskan pelaksanaan latihan ini. Kami berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan aman, lancar, dan memberikan manfaat dalam meningkatkan kesiapan pertahanan negara,” ujar Abdul Hamid.

Hingga seluruh agenda penyambutan selesai dilaksanakan, situasi di Kabupaten Lingga terpantau aman, tertib, dan kondusif. Pengamanan dilakukan secara terpadu oleh personel TNI, Polri, serta instansi terkait guna memastikan seluruh rangkaian kunjungan kerja Panglima TNI dan pelaksanaan Latihan Operasi Gabungan TNI Terintegrasi Tahun 2026 berjalan sesuai rencana.

Jasa Maklon Skincare Tangerang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *