Dari Arisan Jadi Aksi Sosial, Komunitas Ibu-ibu di Batam Belikan Baju Lebaran untuk 116 Anak Yatim

Jasa Maklon Sabun

Batam, Jurnalkota.co.id

Sekelompok ibu rumah tangga di Kota Batam membuktikan bahwa kegiatan arisan tidak sekadar menjadi ajang berkumpul dan bersosialisasi. Melalui komunitas sosial bernama TFC (Tcw & Friends Community), mereka menjadikan kebersamaan sebagai kekuatan untuk berbagi dan membantu sesama.

Komunitas yang berdiri sejak 2017 ini awalnya hanya merupakan grup arisan biasa. Namun seiring waktu, para anggotanya sepakat untuk mengembangkan kegiatan tersebut menjadi gerakan sosial yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya anak-anak yatim piatu dan kaum duafa.

Salah satu kegiatan yang rutin dilakukan adalah berbagi kebahagiaan menjelang Hari Raya Idulfitri. Tahun ini, komunitas TFC kembali menggelar aksi sosial dengan mengajak anak-anak panti asuhan berbelanja langsung kebutuhan pakaian Lebaran mereka.

Ketua TFC, Rara Ciqu, mengatakan, kegiatan tersebut menjadi agenda tahunan yang selalu dinantikan.

“Tahun ini ada sekitar 116 anak yatim piatu dan duafa yang kami bantu. Delapan anak dari panti kami ajak langsung berbelanja baju Lebaran agar mereka bisa memilih sendiri apa yang mereka inginkan,” ujar Rara di Batam, Sabtu (4/4/2026).

Selain itu, komunitas juga menyalurkan bantuan makanan berupa nasi kotak yang diantar ke panti asuhan di kawasan Dapur 12 serta masjid di Kampung Aceh.

Rara menjelaskan, seluruh kegiatan sosial tersebut murni berasal dari iuran dan patungan anggota komunitas. Meski dilakukan secara sederhana, ia menegaskan bahwa nilai kebersamaan dan kepedulian menjadi hal utama yang terus dijaga.

“Kami ingin berbagi kebahagiaan, terutama bagi anak-anak yang membutuhkan. Tidak harus besar, yang penting bisa memberikan senyum dan kebahagiaan untuk mereka,” katanya.

Tak hanya aktif saat Idulfitri, TFC juga rutin menggelar kegiatan sosial pada momen Idul Adha. Setiap tahun, para anggota kembali patungan untuk membeli hewan kurban, seperti sapi, yang kemudian disalurkan kepada masyarakat yang berhak menerima.

Komitmen berbagi juga terlihat dari agenda rutin mingguan komunitas ini. Setiap hari Jumat, anggota TFC mengumpulkan dana untuk menyediakan nasi kotak yang kemudian dibagikan ke panti asuhan dan masjid.

“Kegiatan Jumat Berkah ini sudah menjadi rutinitas kami. Kami ingin konsisten, karena dari hal kecil yang dilakukan terus-menerus, manfaatnya bisa dirasakan lebih luas,” ujar salah satu anggota komunitas.

Menariknya, terbentuknya komunitas ini juga dilatarbelakangi oleh stigma negatif yang kerap dilekatkan kepada kelompok ibu-ibu sosialita.

Para anggota mengaku ingin mengubah pandangan tersebut dengan menghadirkan kegiatan yang lebih positif dan bermanfaat.

“Awalnya kami sering mendengar anggapan bahwa ibu-ibu hanya nongkrong dan menghabiskan uang suami. Dari situ kami terdorong untuk membuktikan bahwa kami juga bisa melakukan sesuatu yang berguna bagi orang lain,” ungkapnya.

Dari semangat tersebut, lahirlah TFC sebagai wadah untuk menyalurkan kepedulian sosial sekaligus mempererat kebersamaan antaranggota.

Kini, setelah hampir satu dekade berjalan, komunitas ini terus berkembang dan berkomitmen memperluas jangkauan bantuan. Harapannya, semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaat dari gerakan kecil yang dilakukan secara konsisten.

“Yang kami lakukan mungkin sederhana, tapi kami percaya jika dilakukan bersama-sama dan dengan niat baik, dampaknya bisa besar,” kata Rara.

Jasa Maklon Skincare Tangerang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *