Diduga Kelalaian Petugas Medis, Bayi Jatuh Saat Hendak Dimasukan ke Inkubator

Jasa Maklon Sabun

Lebak, Jurnalkota.co.id

Seorang bayi perempuan berusia empat hari, anak dari pasangan Kiki dan Nurmaya, dilaporkan jatuh dari Inkubator di Rumah Sakit Misi Rangkasbitung, kejadian ini diduga kuat akibat kelalaian petugas medis.

Menurut keterangan Nurmaya, sang ibu, bayinya dirawat dalam Inkubator karena kondisi tubuh yang panas usai menjalani proses persalinan secara caesar.

“Setelah melahirkan, tiba-tiba kondisi bayi saya mengalami demam tinggi. Perawat menyarankan agar dirawat di inkubator,” kata Nurmaya kepada wartawan, pada Jumat (23/5/2025) kemarin.

Selama perawatan, Nurmaya ibu dari Bayi tersebut hanya diperbolehkan menjenguk saat jam besuk untuk memberikan ASI. Namun, pada kunjungan terakhirnya, ia dibuat syok ketika menemukan bayinya sudah tergeletak di lantai ruang perawatan.

“Saya syok. Saat masuk ke ruangan inkubator untuk memberikan ASI, saya melihat bayi saya sudah tergeletak di lantai,” tuturnya dengan nada sedih.
Salah satu sumber internal rumah sakit yang enggan disebutkan namanya membenarkan insiden tersebut dan menyebut bahwa kejadian ini diduga karena kelalaian tenaga medis.

Kejadian bayi jatuh itu terjadi saat ibunya sedang datang untuk menjenguk. Bayi jatuh tepat di depan ibunya. Pihak medis pun tidak bisa mengelak karena terlihat langsung oleh Nurmaya ibu dari bayi itu.

Menurutnya, bayi yang jatuh langsung mendapat penanganan medis Karena mengalami memar. Namun, hingga saat ini belum ada tanggapan resmi dari pihak manajemen Rumah Sakit (RS) Misi Rangkasbitung terkait pertanggungjawaban atas kejadian tersebut.

“Saya dengar ada isu bahwa pihak rumah sakit mencoba menyebut kejadian ini disebabkan oleh Kondisi bawaan dari rahim, tapi itu tidak masuk akal,” tambahnya.

Ia menilai bahwa insiden ini mencerminkan lemahnya sistem pengawasan dan penerapan SOP di RS Misi Rangkasbitung.

“Ini jelas bentuk kelalaian. Bagaimana mungkin bayi bisa jatuh dari inkubator jika diawasi dengan penanganan yang baik,” ujarnya.

Upaya via telepon ke Direktur dan ke bagian Humas RS Misi berdering semuanya namun, tidak diangkat, tujuan kami untuk menemui pihak manajem, hingga berita ini diterbitkan masih belum membuahkan hasil. Tim media sempat berupaya menemui Direktur RS Misi, namun dihalangi oleh petugas keamanan bernama Wike yang menyebutkan bahwa sang direktur sedang rapat internal bersama yayasan membahas kasus jatuhnya bayi tersebut.

Penulis: Noma
Sumber: Warga Masyarakat

Jasa Maklon Skincare Tangerang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *