Tanjungpinang, Jurnalkota.co.id
Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Tanjungpinang menggelar Sosialisasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Online Tahun 2026 di Aula SMP Negeri 4 Tanjungpinang, Jalan Basuki Rahmat, Kamis (4/6/2026). Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah persiapan sekaligus memastikan pelaksanaan penerimaan murid baru tahun ajaran 2026/2027 berjalan secara objektif, transparan, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Sosialisasi tersebut diikuti oleh puluhan operator sekolah dari jenjang Taman Kanak-Kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP) negeri se-Kota Tanjungpinang yang nantinya akan bertugas mengelola sistem penerimaan peserta didik baru secara daring.
Pelaksanaan SPMB Tahun 2026 mengacu pada Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 3 Tahun 2025 tentang Sistem Penerimaan Murid Baru pada jenjang Taman Kanak-Kanak, Sekolah Dasar, dan Sekolah Menengah Pertama, serta Keputusan Kepala Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang Nomor 255 Tahun 2025 tentang Petunjuk Teknis SPMB.
Ketua Panitia Pelaksana, Bambang Kusnadi, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut diikuti sebanyak 78 peserta yang terdiri atas tiga operator Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang, delapan operator TK Negeri, 50 operator SD Negeri, dan 17 operator SMP Negeri.
Menurut Bambang, sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman menyeluruh kepada para operator sekolah mengenai mekanisme pelaksanaan SPMB Online sekaligus meningkatkan kemampuan dasar di bidang teknologi informasi dan komunikasi.
“Operator memiliki peran yang sangat penting dalam pelaksanaan SPMB karena mereka menjadi ujung tombak pengelolaan sistem dan server selama proses penerimaan murid baru berlangsung. Oleh sebab itu, pemahaman teknis harus benar-benar dikuasai agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan optimal,” ujarnya.
Ia menambahkan, kesiapan sumber daya manusia menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung kelancaran proses penerimaan murid baru. Dengan pemahaman yang baik terhadap sistem, berbagai kendala teknis yang mungkin muncul dapat diantisipasi sejak dini.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang, Novi Perdana Wari, menegaskan bahwa Sistem Penerimaan Murid Baru merupakan bagian penting dari penyelenggaraan pendidikan yang berperan dalam meningkatkan mutu pendidikan melalui proses seleksi dan penerimaan peserta didik yang berkualitas.
Menurut Novi, SPMB bukan hanya sebatas proses administrasi penerimaan siswa baru, tetapi juga menjadi instrumen pemerintah dalam menjamin pemerataan akses pendidikan bagi seluruh masyarakat.
“SPMB bukan sekadar proses penerimaan peserta didik baru, tetapi juga merupakan upaya pemerintah dalam menjamin pemerataan layanan pendidikan bagi seluruh masyarakat Kota Tanjungpinang,” kata Novi dalam sambutannya.
Karena itu, ia meminta seluruh peserta yang terlibat dalam pelaksanaan SPMB untuk memahami setiap ketentuan dan mekanisme yang telah ditetapkan sehingga proses penerimaan murid baru dapat berlangsung secara profesional, transparan, dan penuh tanggung jawab.
“Kepada seluruh peserta agar benar-benar memahami sesuai ketentuan yang berlaku, sehingga dapat bekerja sama dalam menjalankan proses ini secara profesional, transparan, dan penuh tanggung jawab,” ujarnya.
Selain memberikan pembekalan kepada operator sekolah, Dinas Pendidikan juga mengimbau para orang tua dan wali murid untuk selalu mengikuti informasi resmi terkait pelaksanaan SPMB Tahun 2026.
Masyarakat diminta tidak mudah percaya terhadap informasi yang beredar melalui sumber yang tidak jelas dan hanya mengacu pada informasi resmi yang diterbitkan oleh Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang melalui kanal resmi SPMB.
Orang tua dan wali murid dapat mengakses berbagai informasi mengenai peraturan, mekanisme pendaftaran, persyaratan, hingga jadwal pelaksanaan melalui laman resmi SPMB Kota Tanjungpinang di https://spmb-tanjungpinang.id/peraturan.
Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk mempersiapkan seluruh dokumen persyaratan yang dibutuhkan sesuai jadwal yang telah ditetapkan agar proses pendaftaran dapat berjalan lancar.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, Pemerintah Kota Tanjungpinang berharap pelaksanaan SPMB Online Tahun 2026 dapat berjalan lebih baik, memberikan kemudahan pelayanan kepada masyarakat, serta mendukung terwujudnya sistem pendidikan yang berkualitas, merata, dan berkeadilan bagi seluruh peserta didik di Kota Tanjungpinang.














