Tanjungpinang, Jurnalkota.co.id
Kepala Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan (DP3) Kota Tanjungpinang, Robert Lukman, menegaskan tidak ada rencana pemindahan atau relokasi petani yang beraktivitas di Gerai Pangan atau Pasar Tani Jalan Hang Lekir, Kota Tanjungpinang.
Robert menyebutkan, Gerai Pangan justru dibangun sebagai ruang distribusi langsung hasil pertanian dari petani kepada masyarakat tanpa perantara.
“Hingga harga dapat ditekan karena tidak ada biaya distribusi. Produk pertanian dijual langsung oleh petani, dan masyarakat bisa membeli dengan harga relatif lebih murah. Tidak ada yang akan menggusur petani yang berjualan di Gerai Pangan,” ujar Robert, Selasa (24/2/2026).
Menurut Robert, keberadaan Gerai Pangan Hang Lekir merupakan bagian dari strategi pengendalian inflasi daerah serta menjaga stabilitas harga bahan pangan di tingkat konsumen.
Untuk memperkuat peran dan eksistensi petani, Pemerintah Kota Tanjungpinang juga menyiapkan lahan di belakang kawasan Gerai Pangan guna pembangunan Gedung Koperasi Merah Putih.
“Koperasi Merah Putih ini diharapkan dapat berkolaborasi dengan kelompok-kelompok tani. Petani yang telah beraktivitas di Gerai Pangan tetap berjualan seperti biasa. Malah saling mendukung, dan aktivitas di Gerai Pangan nantinya akan semakin ramai,” kata Robert.
Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tanjungpinang, Teguh Susanto, menilai isu penggusuran petani di Gerai Pangan dihembuskan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
Ia menyayangkan adanya pemberitaan di salah satu media daring yang memuat isu tersebut tanpa menghadirkan narasumber yang jelas dan kompeten.
“Produk jurnalistik tentunya harus mencantumkan narasumber yang jelas dan berkompeten agar informasi yang disampaikan dapat dipertanggungjawabkan. Jangan sampai isu yang belum tentu benar menimbulkan kegelisahan di tengah masyarakat,” ujar Teguh.
Pemko Tanjungpinang memastikan aktivitas jual beli di Gerai Pangan Hang Lekir tetap berjalan normal dan para petani dapat terus memasarkan hasil pertanian mereka secara langsung kepada masyarakat.








