Kuantan Singingi, Jurnalkota.co.id
Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) terus mematangkan berbagai persiapan menjelang pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Provinsi Riau ke-44 yang akan digelar pada 26 Juni hingga 3 Juli 2026 mendatang. Salah satu langkah yang dilakukan adalah memastikan sarana penerangan di kawasan Astaka MTQ berfungsi optimal demi memberikan kenyamanan dan keamanan bagi masyarakat serta para kafilah yang akan hadir dari seluruh kabupaten dan kota se-Provinsi Riau.
Melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kuansing, pemerintah daerah telah merampungkan pemasangan 13 titik Lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di kawasan Astaka MTQ yang menjadi pusat kegiatan selama perhelatan berlangsung.
Rampungnya pemasangan lampu tersebut diharapkan mampu menciptakan suasana yang lebih terang, aman, dan nyaman, sekaligus mempercantik wajah Kota Teluk Kuantan sebagai tuan rumah pelaksanaan MTQ tingkat Provinsi Riau.
Kepala Dinas Perhubungan Kuansing Hendri Wahyudi mengatakan, pemasangan PJU merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mendukung suksesnya dua agenda besar yang akan digelar tahun ini, yakni MTQ Provinsi Riau ke-44 dan Festival Pacu Jalur 2026.
“Pemasangan LPJU di kawasan Astaka MTQ telah selesai dilaksanakan. Ini merupakan bagian dari upaya mendukung suksesnya pelaksanaan MTQ Provinsi Riau ke-44 di Kuansing. Sesuai arahan Bapak Bupati, dalam rangka menyambut dua agenda besar daerah, MTQ dan Pacu Jalur, Teluk Kuantan harus terang dan siap menyambut tamu dari seluruh Riau,” ujar Hendri Wahyudi, Selasa (16/6/2026).
Menurut Hendri, keberadaan penerangan jalan yang memadai menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung kelancaran pelaksanaan kegiatan berskala besar. Selain meningkatkan keamanan, pencahayaan yang baik juga akan memberikan kenyamanan bagi masyarakat dan peserta yang beraktivitas pada malam hari.
Ia mengatakan, Pemerintah Kabupaten Kuansing ingin memberikan kesan positif kepada seluruh tamu yang datang ke Negeri Jalur. Karena itu, berbagai fasilitas pendukung terus dipersiapkan secara maksimal menjelang pembukaan MTQ.
“Ketika tamu datang ke Kuansing, tentu kita ingin mereka merasakan kenyamanan. Salah satu yang paling terlihat adalah kondisi penerangan jalan dan lingkungan. Karena itu, kami berupaya memastikan seluruh fasilitas pendukung dapat berfungsi dengan baik,” katanya.
Sementara itu, Kepala Bidang Prasarana dan Keselamatan Dishub Kuansing, Subit, mengatakan proses pemasangan lampu dilakukan dengan penuh tanggung jawab dan semangat pelayanan kepada masyarakat.
Menurutnya, seluruh personel bekerja secara maksimal hingga seluruh lampu yang dipasang benar-benar berfungsi dengan baik dan siap digunakan saat pelaksanaan MTQ.
“Alhamdulillah, pemasangan 13 titik lampu PJU di area Astaka MTQ telah rampung. Sesuai moto kami, ‘Pantang Pulang Sebelum Terang’, seluruh personel bekerja hingga penerangan benar-benar berfungsi dengan baik,” ujar Subit.
Ia menjelaskan, setelah penyelesaian pemasangan di kawasan Astaka MTQ, tim Sarana dan Prasarana Dishub Kuansing akan melanjutkan pengecekan serta pemeliharaan lampu penerangan jalan umum di sejumlah ruas jalan dalam Kota Teluk Kuantan.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh jalur yang akan dilalui masyarakat, kafilah, maupun tamu undangan berada dalam kondisi terang dan aman selama pelaksanaan MTQ maupun Festival Pacu Jalur.
“Ke depan kami bersama anggota akan terus melakukan pengecekan kondisi LPJU di sekitar kota. Lampu-lampu yang mati akan segera kami hidupkan kembali sebagai bagian dari pemeliharaan dan perawatan PJU yang menjadi tanggung jawab Dinas Perhubungan,” jelasnya.
Persiapan yang dilakukan Dishub Kuansing tersebut menjadi bagian dari upaya besar Pemerintah Kabupaten Kuansing dalam menyukseskan pelaksanaan MTQ Provinsi Riau ke-44 yang dipusatkan di kawasan Astaka MTQ Teluk Kuantan.
Selain menjadi ajang syiar Islam dan pembinaan generasi Qurani, MTQ tingkat provinsi juga diperkirakan akan mendatangkan ribuan peserta, official, tamu undangan, serta masyarakat dari berbagai daerah di Riau.
Tidak hanya itu, setelah MTQ selesai, Kuansing juga akan menjadi pusat perhatian masyarakat melalui penyelenggaraan Festival Pacu Jalur yang merupakan tradisi budaya kebanggaan masyarakat Kuantan Singingi dan telah dikenal hingga tingkat nasional maupun internasional.
Dengan rampungnya pemasangan 13 titik lampu PJU di kawasan Astaka MTQ, wajah Kota Teluk Kuantan diharapkan semakin terang dan semarak dalam menyambut dua agenda besar tersebut.
Moto “Pantang Pulang Sebelum Terang” yang diusung Dishub Kuansing pun menjadi simbol keseriusan dan komitmen jajaran pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat sekaligus memastikan seluruh persiapan berjalan sesuai harapan demi suksesnya MTQ Provinsi Riau ke-44 dan Festival Pacu Jalur 2026.














