Batam, Jurnalkota.co.id
Mengawali pelaksanaan tugas pada awal 2026, Kapolda Kepulauan Riau (Kepri) Irjen Pol. Asep Safrudin memberikan pengarahan kepada seluruh jajaran Polda Kepri di Ruang Vicon Polda Kepri, Jalan Hang Jebat No. 81, Batu Besar, Kota Batam, Selasa (13/1/2026).
Pengarahan tersebut diikuti Irwasda Polda Kepri Kombes Pol. Tato Pamungkas Suyono serta para pejabat utama Polda Kepri.
Dalam arahannya, Kapolda Kepri menegaskan bahwa masyarakat dan pimpinan menginginkan sosok polisi yang modern, cepat, dan cerdas dalam memanfaatkan teknologi, serta benar-benar profesional dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Menurut Kapolda Kepri, peningkatan kemampuan personel tidak boleh bersifat formalitas, melainkan harus berdampak nyata terhadap kualitas kinerja di lapangan. Profesionalisme Polri menjadi kebutuhan mutlak di tengah dinamika dan ekspektasi publik yang terus berkembang, termasuk komitmen untuk menjauhi praktik-praktik menyimpang.
Lebih lanjut, Kapolda Kepri menekankan pentingnya pendekatan pencegahan dan edukasi dalam setiap pelaksanaan tugas. Ia menyebut masyarakat mengharapkan Polri yang humanis, persuasif, proaktif, sopan, ramah, serta komunikatif.
Pendekatan soft approach, kata Kapolda Kepri, harus menjadi prinsip utama dengan mengedepankan nilai humanis, persuasif, preventif, partisipatif, serta problem solving. Penegakan hukum ditempatkan sebagai upaya terakhir atau ultimum remedium.
Selain itu, Kapolda Kepri juga menyoroti pentingnya transparansi dan keterbukaan informasi publik. Ia menyampaikan bahwa Polda Kepulauan Riau saat ini menempati peringkat ketiga sebagai Badan Publik Informatif tingkat Provinsi Kepulauan Riau versi Komisi Informasi Publik.
“Capaian ini harus dipertahankan dan terus ditingkatkan,” tegasnya.
Kapolda Kepri juga mendorong penyelesaian perkara melalui pendekatan restorative justice agar hukum benar-benar menjadi solusi bagi masyarakat. Pendekatan ini menitikberatkan pada pemulihan keadaan, perlindungan hak korban, serta terwujudnya keadilan yang berimbang.
Sementara itu, Karoops Polda Kepri Kombes Pol. Taswin menyampaikan bahwa sepanjang 2025 jajaran Polda Kepri telah melaksanakan berbagai kegiatan pengamanan secara optimal. Call Centre 110 tercatat menerima 61.772 panggilan masyarakat, dengan sekitar 56.000 panggilan di antaranya berhasil ditangani.
Ia menegaskan kesiapan penuh Polda Kepri dalam mendukung seluruh tugas operasional kepolisian pada 2026, termasuk pelaksanaan Operasi Ketupat serta pengamanan perayaan Imlek dan berbagai kegiatan masyarakat lainnya guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban tetap kondusif.
Mengakhiri pengarahan, Kapolda Kepri menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran, mulai dari pejabat utama hingga Kapolsek, atas terjaganya indeks kamtibmas di wilayah Kepulauan Riau. Ia berharap komitmen, soliditas, dan semangat reformasi Polri terus diperkuat agar Polri semakin dipercaya dan dicintai masyarakat.














