Tanjungpinang, Jurnalkota.co.id
Warga di Jalan Kampung Mekar Jaya RT 01/RW 02, Kelurahan Batu IX, Kecamatan Tanjungpinang Timur, Kota Tanjungpinang, dikejutkan dengan penemuan kerangka manusia, Senin (10/8/2026) siang.
Kerangka tersebut ditemukan di sekitar bangunan penampungan air setelah sebelumnya terjadi kebakaran lahan di sekitar lokasi.
Polresta Tanjungpinang melalui Polsek Tanjungpinang Timur bersama Tim Identifikasi (Inafis) kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan awal.
Kapolresta Tanjungpinang Kombes Pol Indra Ranu Dikarta melalui Kapolsek Tanjungpinang Timur AKP Ahmad Syahputra mengatakan, kerangka pertama kali ditemukan seorang warga berinisial S sekitar pukul 13.00 WIB.
Sebelum penemuan tersebut, warga sempat melihat kebakaran lahan di kawasan itu pada pagi hari.
Setelah api padam, S yang hendak meninggalkan lokasi melihat sesuatu yang diduga kerangka manusia berada di sekitar bangunan penampungan air.
Temuan itu tidak langsung dilaporkan sebelum saksi memastikan benda yang dilihatnya. S kemudian memanggil dua warga lainnya untuk melakukan pengecekan bersama.
“Saksi kemudian memanggil dua orang saksi lainnya untuk memastikan temuannya. Setelah dilakukan pengecekan bersama, diketahui bahwa benda tersebut diduga merupakan kerangka manusia,” ujar Ahmad Syahputra.
Polisi Lakukan Olah TKP
Setelah memastikan temuannya, sekitar pukul 13.25 WIB, saksi menghubungi Ketua RT 01/RW 02 Kelurahan Batu IX.
Informasi mengenai penemuan kerangka tersebut selanjutnya diteruskan kepada kepolisian untuk ditindaklanjuti.
Sekitar pukul 14.27 WIB, personel Unit Identifikasi Polresta Tanjungpinang bersama Pamapta dan personel Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) tiba di lokasi.
Petugas kemudian mengamankan area penemuan dan melakukan olah TKP serta pemeriksaan awal terhadap kerangka.
Polisi juga meminta keterangan sejumlah saksi yang mengetahui penemuan tersebut untuk memperoleh informasi awal mengenai kondisi lokasi dan kronologi ditemukannya kerangka.
Penanganan TKP melibatkan Kapolsek Tanjungpinang Timur AKP Ahmad Syahputra, Wakasat Reskrim Polresta Tanjungpinang Iptu Jeriko Budianto, Pamapta II dan personel SPKT Polresta Tanjungpinang, serta KSPK Polsek Tanjungpinang Timur.
Selain itu, Tim Inafis Polresta Tanjungpinang, Bhabinkamtibmas Kelurahan Batu IX Aiptu Suranto, dan Ketua RT 01/RW 02 Kelurahan Batu IX turut berada di lokasi.
Kerangka Dibawa ke RSUD Raja Ahmad Tabib
Setelah proses pemeriksaan awal dan olah TKP dilakukan, sekitar pukul 15.00 WIB, kerangka tersebut dievakuasi dari lokasi.
Polisi membawa kerangka ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Raja Ahmad Tabib Tanjungpinang untuk menjalani pemeriksaan medis dan Visum et Repertum.
Pemeriksaan diperlukan sebagai bagian dari proses penyelidikan untuk memperoleh informasi lebih lanjut terkait temuan tersebut.
Hingga kini, polisi belum mengungkap identitas dari kerangka yang ditemukan. Penyebab kematian juga belum dapat dipastikan karena masih menunggu hasil pemeriksaan medis dan penyelidikan lebih lanjut.
Ahmad Syahputra menegaskan, kepolisian masih berupaya mengungkap identitas kerangka tersebut sekaligus menelusuri penyebab kematiannya.
Hasil pemeriksaan medis nantinya akan menjadi salah satu bahan bagi penyidik dalam menentukan langkah penyelidikan selanjutnya.
Selain melakukan olah TKP, polisi telah meminta keterangan sejumlah saksi serta mengumpulkan informasi yang dinilai berkaitan dengan penemuan kerangka.
Kepolisian juga belum menyimpulkan apakah kebakaran lahan yang terjadi pada pagi hari memiliki kaitan dengan keberadaan kerangka tersebut. Penyelidikan masih dilakukan untuk mendapatkan gambaran lengkap mengenai peristiwa itu.
Polisi Minta Informasi dari Masyarakat
Polresta Tanjungpinang meminta masyarakat tidak berspekulasi mengenai identitas maupun penyebab kematian sebelum proses pemeriksaan selesai.
Masyarakat yang mengetahui informasi berkaitan dengan penemuan kerangka di kawasan Kampung Mekar Jaya, Batu IX, juga diminta menghubungi pihak kepolisian.
Informasi dari masyarakat, terutama yang mengetahui kondisi di sekitar lokasi atau memiliki informasi mengenai orang yang sebelumnya dilaporkan hilang, dapat membantu proses penyelidikan.
Untuk sementara, kepolisian masih memusatkan penyelidikan pada upaya mengidentifikasi kerangka serta mengumpulkan keterangan dan bukti yang dapat menjelaskan peristiwa tersebut.
Hasil pemeriksaan medis dan penyelidikan kepolisian selanjutnya diharapkan dapat memberikan kepastian mengenai identitas serta penyebab kematian.














