Kodim 0315/Tanjungpinang Pemkab Bintan Matangkan TMMD 2026, Fokus Bangun Akses Jalan untuk Warga

Jasa Maklon Sabun

Tanjungpinang, Jurnalkota.co.id

Komando Distrik Militer (Kodim) 0315/Tanjungpinang bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan mematangkan persiapan pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun Anggaran 2026 melalui rapat koordinasi yang digelar di Kantor Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bapperida) Kabupaten Bintan, Jalan Ahmad Yani, Kota Tanjungpinang, Selasa (26/5/2026).

Rapat koordinasi tersebut dipimpin langsung Bupati Bintan Robby Kurniawan dan dihadiri Dandim 0315/Tanjungpinang Kolonel Inf Abdul Hamid, Sekretaris Daerah Kabupaten Bintan Ronny Kartika, Wakapolres Bintan Kompol Ahmad Rudi Prasetyo, serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD), instansi vertikal, dan unsur terkait lainnya.

Dalam pertemuan itu, seluruh pihak menyatakan komitmen untuk menyukseskan program TMMD sebagai bentuk kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan wilayah, khususnya di daerah yang masih membutuhkan peningkatan infrastruktur dan pelayanan dasar.

Bupati Bintan Robby Kurniawan mengatakan program TMMD selama ini telah memberikan dampak nyata terhadap pembangunan daerah, terutama dalam membuka akses masyarakat dan meningkatkan konektivitas antarwilayah.

“TMMD merupakan wujud nyata kebersamaan TNI bersama rakyat. Program ini sangat membantu membuka akses wilayah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Robby Kurniawan.

Ia menjelaskan, pada pelaksanaan TMMD ke-129 Tahun 2026, sasaran utama pembangunan fisik akan difokuskan pada semenisasi jalan menuju SDIT An Nahl di Kecamatan Seri Kuala Lobam sepanjang 285 meter dengan lebar empat meter.

Selain pembangunan jalan, program tersebut juga akan dilengkapi dengan pembangunan saluran drainase guna mendukung kelancaran aliran air dan mencegah genangan saat musim hujan.

Menurut Robby Kurniawan, pembangunan akses jalan tersebut diharapkan dapat mempermudah mobilitas masyarakat, termasuk akses pendidikan bagi para pelajar dan tenaga pengajar menuju sekolah.

“Pembangunan infrastruktur seperti ini sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Kita berharap hasil TMMD nantinya benar-benar bisa menunjang aktivitas warga dan meningkatkan pertumbuhan kawasan,” ujarnya.

Sementara itu, Dandim 0315/Tanjungpinang Kolonel Inf Abdul Hamid menegaskan bahwa TMMD bukan hanya sekadar program pembangunan fisik, tetapi juga menjadi sarana memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Menurut dia, pelaksanaan TMMD merupakan bentuk sinergitas antara TNI, pemerintah daerah, kepolisian, dan seluruh elemen masyarakat dalam mendukung percepatan pembangunan di daerah.

“TMMD menjadi momentum mempererat kebersamaan serta membangun semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat,” kata Abdul Hamid.

Ia mengungkapkan, pelaksanaan TMMD ke-129 Tahun 2026 mendapat dukungan anggaran dari Mabes TNI sebesar Rp474,5 juta dan dari Pemerintah Kabupaten Bintan sebesar Rp1 miliar.

Anggaran tersebut akan digunakan untuk mendukung berbagai program fisik maupun nonfisik yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Selain pembangunan jalan dan drainase, TMMD juga akan diisi dengan sejumlah kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat, seperti penyuluhan kesehatan, ketahanan pangan, bakti sosial, program Manunggal Air, pembangunan rumah tidak layak huni (RTLH), pembangunan MCK, penanaman mangrove, hingga kegiatan gotong royong membersihkan fasilitas umum.

“TMMD tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membangun kesadaran masyarakat melalui kegiatan sosial, edukasi, dan pemberdayaan,” jelasnya.

Dalam rakor tersebut, sejumlah OPD dan instansi juga menyampaikan kesiapan untuk terlibat aktif mendukung pelaksanaan TMMD.

Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Bintan akan berkolaborasi dalam program rehabilitasi RTLH. Sementara Baznas Bintan menyiapkan bantuan sosial dan kegiatan sunatan massal bagi masyarakat.

Kemudian, Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (DKUPP) Bintan akan menggelar pelatihan menjahit dan bazar UMKM guna meningkatkan pemberdayaan ekonomi masyarakat sekitar lokasi TMMD.

Dinas Kesehatan Kabupaten Bintan juga mengusulkan pelaksanaan pemeriksaan kesehatan gratis saat pembukaan TMMD sebagai bentuk pelayanan langsung kepada masyarakat.

Di sisi lain, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bintan akan memberikan penyuluhan kesiapsiagaan bencana kepada warga, sementara Polres Bintan menyatakan kesiapan mendukung personel dan sarana pendukung demi kelancaran kegiatan.

Adapun rangkaian pelaksanaan TMMD ke-129 Tahun 2026 dijadwalkan dimulai dari tahap perencanaan pada 1 hingga 14 Mei 2026, dilanjutkan tahap persiapan pada 15 Mei sampai 22 Juni 2026.

Selanjutnya, kegiatan Pra TMMD akan berlangsung mulai 23 Juni hingga 12 Juli 2026, pembukaan resmi TMMD dijadwalkan pada 15 Juli 2026 dan penutupan akan dilaksanakan pada 13 Agustus 2026.

Program TMMD sendiri selama ini menjadi salah satu program strategis TNI AD dalam membantu percepatan pembangunan daerah, terutama di wilayah pedesaan dan kawasan yang membutuhkan peningkatan infrastruktur dasar melalui semangat gotong royong dan kolaborasi lintas sektor.

Jasa Maklon Skincare Tangerang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *