Tanjungpinang, Jurnalkota.co.id
Sejumlah ayah di Kelurahan Pinang Kencana, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, mengikuti Kelas AMAN atau Ayah Idaman untuk meningkatkan pemahaman mengenai kesehatan ibu dan anak.
Melalui kegiatan tersebut, para ayah mendapat edukasi mengenai kehamilan, persalinan yang aman, keluarga berencana pascapersalinan, serta pentingnya mendampingi istri sejak masa kehamilan hingga setelah melahirkan.
Kelas AMAN menyasar suami yang istrinya sedang menjalani masa kehamilan trimester pertama, kedua, maupun ketiga. Program tersebut juga diikuti suami dengan istri yang berada pada masa pascapersalinan hingga 42 hari setelah melahirkan.
Kegiatan diselenggarakan secara rutin setiap bulan oleh Praktik Mandiri Bidan Fitriani bekerja sama dengan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (Kemendukbangga/BKKBN) Provinsi Kepulauan Riau.
Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DKP2KB) Kota Tanjungpinang Rustam mengatakan, keterlibatan ayah memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan ibu dan anak.
Menurut dia, tanggung jawab terhadap kesehatan keluarga tidak hanya berada di tangan ibu. Ayah juga perlu memahami kondisi kehamilan, kebutuhan istri, serta berbagai keputusan yang berkaitan dengan persalinan dan perencanaan keluarga.
“Sebagai kepala keluarga, ayah perlu dilibatkan untuk mengambil tanggung jawab yang lebih besar dalam mewujudkan kesehatan ibu dan anak di lingkungan keluarganya masing-masing,” ujar Rustam, Selasa (22/9/2026).
Dalam Kelas AMAN, peserta bersama istri memperoleh materi mengenai kehamilan dan persalinan yang aman. Mereka juga mendapat penjelasan tentang keluarga berencana pascapersalinan serta peran ayah dalam mendampingi istri.
Khusus dalam materi keluarga berencana pascapersalinan, para ayah dan calon ayah diberikan pemahaman mengenai pentingnya memberikan dukungan kepada istri selama proses konseling.
Pasangan juga diajak berdiskusi sebelum menentukan penggunaan metode kontrasepsi setelah persalinan. Melalui komunikasi yang baik, keputusan mengenai keluarga berencana diharapkan dapat diambil bersama dengan mempertimbangkan kondisi kesehatan dan kebutuhan keluarga.
Pendampingan ayah tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan fisik ibu selama kehamilan dan setelah melahirkan.
Para peserta juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya dukungan emosional kepada istri. Perhatian, komunikasi, serta keterlibatan ayah dalam mengambil keputusan dinilai dapat membantu ibu menjalani masa kehamilan dan pascapersalinan dengan lebih baik.
Kegiatan Kelas AMAN diawali dengan senam ibu hamil. Setelah itu, peserta mengikuti penyampaian materi dan sesi berbagi informasi mengenai kesehatan ibu dan anak serta perencanaan keluarga.
Kelas Ayah Idaman merupakan program edukasi Kemendukbangga/BKKBN yang bertujuan meningkatkan keterlibatan ayah dalam pengasuhan dan kesehatan keluarga.
Program tersebut mendorong ayah agar tidak hanya berperan dalam memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga, tetapi juga terlibat langsung dalam pendampingan kehamilan, persiapan persalinan, perawatan anak, dan perencanaan keluarga.
Di Kelurahan Pinang Kencana, Kelas AMAN menjadi ruang bagi tenaga kesehatan untuk menyampaikan edukasi secara langsung kepada pasangan suami istri.
Melalui pertemuan rutin tersebut, para ayah diharapkan semakin memahami kebutuhan istri sekaligus mampu memberikan dukungan sejak masa kehamilan hingga setelah persalinan.
Keterlibatan ayah juga diharapkan dapat memperkuat komunikasi dan pembagian peran dalam keluarga. Dengan demikian, upaya menjaga kesehatan ibu dan anak dapat dilakukan secara bersama-sama, bukan hanya menjadi tanggung jawab ibu.














