Tanjungpinang, Jurnalkota.co.id
Pemerintah Kota Tanjungpinang menjajaki pengembangan kerja sama dengan Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) untuk meningkatkan kompetensi aparatur melalui pendidikan pascasarjana, termasuk peluang pemberian beasiswa bagi aparatur sipil negara (ASN).
Pembahasan tersebut berlangsung saat Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah menerima audiensi Direktur Pascasarjana UMRAH Rumzi Samin di Kantor Wali Kota Tanjungpinang, Kamis (15/10/2026).
Lis mengatakan, peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan tinggi perlu didorong secara berkelanjutan. Pendidikan lanjutan diharapkan dapat membantu pegawai meningkatkan kompetensi sesuai bidang tugas dan kebutuhan pelayanan masyarakat.
“Kesempatan ini dapat dimanfaatkan oleh pegawai di lingkungan Pemerintah Kota Tanjungpinang untuk meningkatkan pendidikan dan kompetensi sesuai bidang tugas masing-masing sehingga mampu mendukung profesionalisme aparatur dan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujar Lis.
Sebagai tindak lanjut, Lis membuka ruang kolaborasi dengan UMRAH untuk menyosialisasikan program pascasarjana kepada ASN di lingkungan Pemerintah Kota Tanjungpinang.
Sosialisasi tersebut diharapkan membantu pegawai memperoleh informasi mengenai pilihan program studi dan peluang melanjutkan pendidikan.
“Melalui sosialisasi, ASN dapat memperoleh informasi mengenai peluang melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi guna meningkatkan kompetensi dan profesionalisme sesuai dengan bidang tugas masing-masing,” katanya.
Dalam pertemuan itu, Lis juga menyoroti pentingnya penguatan pendidikan di bidang kelautan dan perikanan. Ia berharap pengembangan pendidikan pada bidang tersebut dapat mendukung ketersediaan tenaga profesional untuk sektor perikanan, industri perkapalan, serta pengembangan potensi kemaritiman Tanjungpinang.
Menurut Lis, pertemuan dengan UMRAH dapat menjadi langkah awal untuk mengidentifikasi kebutuhan pendidikan dan pengembangan kompetensi pegawai. Hasil identifikasi tersebut diharapkan menjadi dasar penyusunan kerja sama yang lebih konkret.
Ia pun berharap nota kesepahaman yang telah terjalin antara Pemerintah Kota Tanjungpinang dan UMRAH dapat ditindaklanjuti melalui perjanjian kerja sama.
“Kerja sama tersebut diharapkan dapat mencakup program peningkatan kapasitas SDM, termasuk penjajakan peluang beasiswa bagi ASN sesuai kebutuhan dan prioritas pembangunan daerah,” ujar Lis.
Sementara itu, Direktur Pascasarjana UMRAH Rumzi Samin mengatakan, audiensi tersebut bertujuan memperkenalkan program pascasarjana sekaligus menjajaki kerja sama dalam pengembangan sumber daya manusia aparatur.
“Selain memperkenalkan program pendidikan yang tersedia, melalui pertemuan ini kami juga ingin menjajaki peluang kerja sama dengan Pemerintah Kota Tanjungpinang dalam mendukung peningkatan kualitas SDM serta pengembangan kompetensi yang selaras dengan kebutuhan pembangunan daerah,” tutur Rumzi.
Ia menjelaskan, penerimaan mahasiswa baru program pascasarjana dilaksanakan setiap semester, dengan masa studi yang dirancang sekitar tiga semester.
Menurut Rumzi, saat ini Pascasarjana UMRAH memiliki lima program studi, yakni Magister Ilmu Lingkungan, Magister Administrasi Publik, Magister Pedagogi, Magister Ilmu Pemerintahan, dan Magister Manajemen.
Program-program tersebut diperkenalkan kepada Pemerintah Kota Tanjungpinang sebagai pilihan bagi aparatur yang ingin melanjutkan pendidikan dan mengembangkan kompetensi sesuai kebutuhan bidang tugasnya.















