Lis Darmansyah Terima Kunjungan BRIN, Bahas Hasil Riset Kesehatan dan Gizi di Tanjungpinang

Jasa Pembuatan Lagu

Tanjungpinang, Jurnalkota.co.id

Wali Kota Tanjungpinang, H. Lis Darmansyah, S.H., menerima kunjungan silaturahmi Kepala Pusat Riset Kesehatan dan Gizi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Dr. Wahyu Nugraheni, S.K.M., M.Kes., di Kantor Wali Kota Tanjungpinang, Selasa (7/10/2025). Kunjungan tersebut menjadi penutup rangkaian kegiatan riset kesehatan dan gizi yang dilakukan BRIN sejak 2 Oktober lalu.

Dalam kesempatan itu, Dr. Wahyu Nugraheni menjelaskan bahwa kegiatan riset yang dilakukan tim BRIN di Tanjungpinang meliputi validasi dan analisis data kesehatan masyarakat, status gizi, imunisasi, serta kesehatan lingkungan.

“Dalam beberapa hari kami melakukan validasi dan analisis berbagai indikator strategis di bidang kesehatan masyarakat. Hasil sementara menunjukkan adanya variasi pada angka penyakit menular dan tidak menular di Kota Tanjungpinang,” ujar Wahyu Nugraheni.

Ia menambahkan, hasil penelitian tersebut diharapkan dapat menjadi masukan bagi Pemerintah Kota Tanjungpinang dalam menyusun kebijakan peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.

“Kami berharap hasil riset ini dapat membantu pemerintah daerah dalam mengambil keputusan berbasis data untuk memperkuat layanan kesehatan,” kata Wahyu Nugraheni.

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah menyampaikan apresiasi kepada BRIN atas kontribusinya dalam kegiatan penelitian di daerah.

“Pemerintah Kota tentu terbuka terhadap kegiatan riset yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Temuan BRIN bisa menjadi dasar evaluasi dan pengambilan kebijakan, khususnya di bidang kesehatan,” ucap Lis Darmansyah.

Lis Darmansyah juga menyoroti pentingnya diferensiasi kebijakan kesehatan antara wilayah pesisir dan daratan. Menurutnya, kondisi lingkungan dan karakteristik sosial ekonomi masyarakat menjadi faktor yang memengaruhi tingkat kesehatan warga.

“Program kesehatan dari pemerintah pusat perlu menyesuaikan karakteristik wilayah. Kesehatan masyarakat di pesisir dipengaruhi oleh lingkungan, pola asuh, dan mata pencaharian. Karena itu, pendekatan kebijakan tidak bisa disamaratakan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Lis Darmansyah berharap kolaborasi antara Pemerintah Kota Tanjungpinang dan BRIN dapat terus berlanjut di berbagai bidang, termasuk lingkungan, sosial, dan inovasi pelayanan publik.

“Selain perilaku hidup sehat, pemenuhan fasilitas dan alat kesehatan di rumah sakit daerah juga menjadi prioritas. Ini bagian dari upaya memastikan pelayanan kesehatan masyarakat berjalan optimal,” tutup Lis Darmansyah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *