Tanjungpinang, Jurnalkota.co.id
Mustafa Centre Singapura menjajaki peluang investasi di Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau. Perusahaan tersebut tengah menyurvei sejumlah lokasi yang dinilai potensial untuk dikembangkan.
Rencana itu dibahas dalam pertemuan antara rombongan Mustafa Centre dan Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah di Kantor Wali Kota Tanjungpinang, Selasa (1/9/2026).
Dalam pertemuan tersebut, perwakilan Mustafa Centre menyampaikan ketertarikan untuk melihat lebih jauh potensi investasi di Tanjungpinang. Penjajakan masih berada pada tahap awal dan dilanjutkan dengan survei lokasi serta kajian terhadap peluang usaha yang dapat dikembangkan.
Namun, belum dijelaskan secara terperinci jenis investasi, kebutuhan lahan, nilai modal, maupun target waktu realisasi rencana tersebut.
Lis Darmansyah menyambut baik ketertarikan Mustafa Centre. Menurut dia, Pemerintah Kota Tanjungpinang terbuka terhadap investasi yang dapat memberikan dampak positif terhadap perekonomian dan pembangunan daerah.
“Kami menyambut baik kehadiran Mustafa Centre Singapura dan ketertarikannya untuk berinvestasi di Tanjungpinang,” ujar Lis Darmansyah.
Lis Darmansyah mengatakan, Pemerintah Kota Tanjungpinang siap membantu memfasilitasi kebutuhan administrasi investasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Pemerintah kota akan memberikan dukungan dan membantu memfasilitasi kebutuhan administrasi sesuai ketentuan yang berlaku sehingga proses investasi dapat berjalan dengan baik,” katanya.
Diharapkan membuka lapangan kerja
Lis Darmansyah berharap masuknya investasi baru dapat menciptakan peluang ekonomi bagi masyarakat, termasuk membuka lapangan kerja serta meningkatkan aktivitas sektor perdagangan dan jasa di Tanjungpinang.
Investasi tersebut juga diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pembangunan dan pertumbuhan ekonomi daerah.
“Prinsipnya, pemerintah kota siap mendukung dan mempermudah setiap proses yang diperlukan sepanjang memenuhi aturan dan ketentuan yang berlaku,” kata Lis Darmansyah.
“Kita ingin investasi ini nantinya memberikan manfaat bagi masyarakat dan ikut mendorong kemajuan pembangunan Kota Tanjungpinang,” sambungnya.
Dalam pertemuan itu, Lis Darmansyah turut menjelaskan gambaran umum mengenai Mustafa Centre yang dikenal sebagai salah satu pusat perdagangan dan perbelanjaan di Singapura. Pusat perbelanjaan tersebut menyediakan beragam kebutuhan masyarakat dan banyak dikunjungi konsumen.
Kehadiran perusahaan tersebut di Tanjungpinang, apabila nantinya direalisasikan, diharapkan dapat memperkuat aktivitas perdagangan sekaligus membuka peluang kerja sama dengan pelaku usaha lokal.
Meski demikian, rencana investasi tersebut masih harus melalui proses survei, kajian, dan pemenuhan ketentuan perizinan sebelum dapat direalisasikan.
Masih pelajari potensi Tanjungpinang
Perwakilan Mustafa Centre menyampaikan apresiasi atas sambutan dan keterbukaan Pemerintah Kota Tanjungpinang terhadap rencana penjajakan investasi tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Wali Kota dan Pemerintah Kota Tanjungpinang atas sambutan yang sangat baik serta dukungan yang diberikan,” ujar perwakilan Mustafa Centre.
Menurut dia, pertemuan tersebut merupakan langkah awal untuk mempelajari potensi dan peluang investasi di Tanjungpinang.
“Pertemuan ini menjadi langkah awal bagi kami untuk melihat lebih jauh potensi dan peluang investasi di Tanjungpinang,” katanya.
Setelah pertemuan tersebut, Mustafa Centre akan melanjutkan proses penjajakan dengan menyurvei sejumlah lokasi dan mempelajari potensi usaha yang dapat dikembangkan.
Pemerintah Kota Tanjungpinang berharap proses penjajakan itu dapat ditindaklanjuti hingga menghasilkan rencana investasi yang konkret. Investasi yang masuk juga diharapkan sejalan dengan kebutuhan pembangunan daerah serta memberikan manfaat bagi masyarakat setempat.
Dalam pertemuan tersebut, Lis Darmansyah didampingi Pelaksana Tugas Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Tanjungpinang Yoni Fadri, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Riono, dan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Adi.
Hadir pula Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Teguh, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Riany, serta Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah Said Alvie.










