Tanjungpinang, Jurnalkota.co.id
Polresta Tanjungpinang menggelar Operasi Penegakan Ketertiban dan Disiplin (Ops Gaktibplin) terhadap seluruh personel sebagai langkah memperkuat disiplin internal dan menjaga profesionalisme anggota Polri.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Lapangan Bhayangkara Polresta Tanjungpinang, Jalan Ahmad Yani, Senin (20/4/2026), dan dipimpin langsung oleh Ps. Kasi Propam Polresta Tanjungpinang IPTU M. Bangun. Operasi ini turut melibatkan para Pejabat Utama (PJU), personel Propam, serta staf terkait.
Pelaksanaan Ops Gaktibplin ini mengacu pada Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2003 tentang Disiplin Anggota Polri, serta Surat Perintah Kapolresta Tanjungpinang Nomor: Sprin/509/IV/HUK 6.6/2026 tertanggal 1 April 2026.
Dalam kegiatan tersebut, pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh terhadap sejumlah aspek, mulai dari sikap tampang, penggunaan gampol (seragam dinas), hingga kelengkapan administrasi pribadi personel. Selain itu, Propam juga melakukan tes urine secara acak sebagai langkah antisipasi terhadap potensi penyalahgunaan narkotika di lingkungan kepolisian.
IPTU M. Bangun menjelaskan, dari hasil pemeriksaan ditemukan beberapa pelanggaran yang bersifat administratif dan kedisiplinan ringan.
“Untuk sikap tampang, ditemukan dua personel yang tidak memenuhi ketentuan kerapian rambut. Keduanya langsung diberikan tindakan disiplin di tempat sebagai bentuk pembinaan,” ujar Bangun.
Sementara itu, dari sisi penggunaan seragam dinas, seluruh personel dinyatakan telah mematuhi ketentuan yang berlaku. Namun, dalam pemeriksaan kelengkapan administrasi pribadi, masih ditemukan lima personel yang belum memenuhi standar yang ditetapkan.
“Untuk penggunaan gampol tidak ditemukan pelanggaran. Seluruh personel sudah sesuai ketentuan. Namun untuk kelengkapan administrasi, ada lima personel yang belum lengkap dan telah diberikan teguran serta arahan untuk segera melengkapi,” tambahnya.
Selain itu, Propam juga melakukan tes urine terhadap 10 personel yang dipilih secara acak. Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh personel yang diuji dinyatakan negatif dari penyalahgunaan narkotika.
“Hasil tes urine terhadap 10 personel menunjukkan hasil negatif. Ini menjadi indikator bahwa secara umum personel Polresta Tanjungpinang bebas dari penyalahgunaan narkoba,” kata Bangun.
Ia menegaskan, Ops Gaktibplin merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan sebagai bagian dari upaya pembinaan internal guna menjaga integritas, kedisiplinan, dan citra Polri di tengah masyarakat.
Menurutnya, kedisiplinan anggota menjadi salah satu kunci utama dalam memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat. Oleh karena itu, pengawasan internal melalui kegiatan seperti Ops Gaktibplin akan terus dilakukan secara berkala.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan seluruh personel tetap menjaga sikap tampang, melengkapi administrasi, serta menjauhi segala bentuk pelanggaran, termasuk penyalahgunaan narkoba. Ini bagian dari komitmen Polresta Tanjungpinang dalam mewujudkan Polri yang profesional dan terpercaya,” ujarnya.
Ops Gaktibplin juga menjadi pengingat bagi seluruh personel bahwa setiap anggota Polri tidak hanya dituntut profesional dalam tugas, tetapi juga harus mampu menjadi teladan dalam kedisiplinan, baik di lingkungan kerja maupun di tengah masyarakat.












