Tanjungpinang, Jurnalkota.co.id
Inspektur Jenderal TNI Angkatan Laut (Irjenal) Laksamana Madya TNI Achmad Wibisono melaksanakan kunjungan kerja ke Markas Komando Armada I (Koarmada I), Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, dalam rangka membuka Taklimat Awal Audit Kinerja dan Audit Ketaatan Inspektorat Jenderal TNI Angkatan Laut (Itjenal) Tahun Anggaran 2026, Selasa (21/7/2026).
Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Yos Sudarso, Markas Komando Koarmada I, dan dihadiri Panglima Koarmada I (Pangkoarmada I) Laksamana Muda TNI Haris Bima Bayuseto beserta jajaran pejabat utama Koarmada I. Audit ini menjadi bagian dari upaya TNI Angkatan Laut untuk memperkuat tata kelola organisasi yang transparan, profesional, dan akuntabel dalam mendukung pelaksanaan tugas pertahanan negara di wilayah perairan Indonesia.
Kunjungan Irjenal diawali dengan prosesi penyambutan di Markas Komando Koarmada I. Setelah itu, rombongan langsung mengikuti Taklimat Awal Audit Kinerja dan Audit Ketaatan yang menandai dimulainya rangkaian pemeriksaan terhadap pelaksanaan program kerja, pengelolaan anggaran, serta kepatuhan terhadap ketentuan dan regulasi yang berlaku di lingkungan Koarmada I.
Dalam arahannya, Laksamana Madya TNI Achmad Wibisono menegaskan bahwa audit bukan semata-mata bertujuan mencari kesalahan ataupun kekurangan dalam pelaksanaan tugas organisasi. Audit merupakan instrumen pembinaan yang berfungsi memastikan seluruh kegiatan berjalan sesuai aturan sekaligus memberikan masukan konstruktif guna meningkatkan kualitas penyelenggaraan organisasi.
Menurutnya, melalui audit kinerja dan audit ketaatan, Itjenal dapat mengidentifikasi berbagai aspek yang masih perlu diperbaiki sehingga setiap satuan kerja mampu meningkatkan efektivitas, efisiensi, serta akuntabilitas dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya.
Ia juga menekankan pentingnya keterbukaan serta kerja sama dari seluruh jajaran Koarmada I selama proses audit berlangsung. Dengan dukungan data yang lengkap dan penyampaian informasi yang objektif, hasil audit diharapkan mampu memberikan rekomendasi yang tepat bagi peningkatan kualitas tata kelola organisasi.
Audit yang dilaksanakan Itjenal tersebut menjadi bagian dari mekanisme pengawasan internal TNI Angkatan Laut untuk memastikan setiap program dan penggunaan sumber daya dilaksanakan secara optimal, sesuai prinsip tata kelola pemerintahan yang baik (good governance).
Sementara itu, Pangkoarmada I Laksamana Muda TNI Haris Bima Bayuseto menyambut baik pelaksanaan audit tersebut. Menurutnya, kegiatan ini menjadi momentum penting bagi Koarmada I untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program kerja sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan organisasi.
Melalui audit ini, Koarmada I juga memperoleh berbagai masukan strategis yang dapat dijadikan bahan penyempurnaan sistem kerja, peningkatan pengawasan internal, serta penguatan budaya kerja yang profesional, transparan, dan bertanggung jawab.
Usai pelaksanaan taklimat awal, Irjenal bersama Pangkoarmada I dan jajaran pejabat Koarmada I melaksanakan tour facility ke sejumlah satuan dan fasilitas pendukung yang berada di bawah Koarmada I.
Peninjauan dimulai dari lingkungan Markas Komando Koarmada I, kemudian dilanjutkan ke Rumah Sakit Angkatan Laut (RSAL) Midiato S, Lanudal Tanjungpinang, Wing Udara 1, Pusat Latihan Kapal Perang (Puslatkaprang) Koarmada I, hingga Satuan Pendidikan (Satdik) 1 Tanjung Uban.
Melalui kunjungan tersebut, Irjenal meninjau secara langsung kesiapan sarana dan prasarana yang dimiliki Koarmada I dalam mendukung pelaksanaan tugas operasional, pembinaan personel, pelayanan kesehatan, pendidikan, hingga latihan unsur-unsur TNI Angkatan Laut.
Selain memastikan kesiapan fasilitas, peninjauan tersebut juga menjadi bagian dari proses audit untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi riil satuan kerja, efektivitas pemanfaatan aset negara, serta kesiapan organisasi dalam menjalankan tugas menjaga keamanan dan kedaulatan wilayah perairan Indonesia.
Pelaksanaan Audit Kinerja dan Audit Ketaatan Itjenal Tahun Anggaran 2026 diharapkan mampu memberikan rekomendasi yang konstruktif bagi Koarmada I dalam meningkatkan kualitas tata kelola organisasi. Dengan pengawasan internal yang berjalan efektif, setiap program kerja dapat dilaksanakan secara lebih terukur, efisien, dan akuntabel sehingga semakin memperkuat profesionalisme TNI Angkatan Laut dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia di wilayah laut.














