Pasien Badui Luar Senang Berobat Gratis di RSUD Adjidarmo dengan BPJS PBI

Jasa Maklon Sabun

Lebak, Jurnalkota.co.id

Pasien warga Suku Badui Luar di pedalaman Kabupaten Lebak, Banten, merasa terbantu dengan layanan kesehatan gratis melalui program BPJS Penerima Bantuan Iuran (PBI) di RSUD Adjidarmo Rangkasbitung.

Sangsang (60), warga Badui Luar, mengaku sudah dua kali dirawat di rumah sakit tersebut tanpa biaya berkat kepesertaan BPJS PBI.

“Kita sudah dua kali menjalani perawatan di sini secara gratis menggunakan BPJS PBI,” ujar Sangsang saat ditemui di RSUD Adjidarmo Rangkasbitung, Senin (15/9/2025).

Menurutnya, pelayanan kesehatan di RSUD cukup baik. Setelah lima hari perawatan akibat gangguan pernapasan disertai batuk, demam, serta peradangan paru-paru dan lambung, ia kini sudah diperbolehkan pulang. Meski demikian, dokter menyarankan agar ia tetap menjalani pengobatan jalan pekan depan.

Suaminya, Sarpani (60), menambahkan tidak ada larangan adat bagi masyarakat Badui Luar untuk menjalani pengobatan medis di fasilitas kesehatan.

“Komunitas Badui Luar boleh dirawat di rumah sakit, apalagi sudah ada BPJS PBI dari pemerintah. Hari ini kami menjemput istri untuk pulang ke Kampung Cisaban, Desa Kanekes, dengan perjalanan sekitar empat jam dari Rangkasbitung,” katanya.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak tahun 2024, jumlah masyarakat Badui yang terdaftar sebagai peserta Jaminan Kesehatan Nasional–Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) mencapai 4.000 jiwa. Namun, sekitar 5.000 jiwa lainnya belum terdaftar.

Adapun masyarakat Badui Dalam yang tinggal di Kampung Cibeo, Cikawartana, dan Cikeusik masih dilarang adat untuk berobat ke fasilitas kesehatan modern. Sebaliknya, masyarakat Badui Luar, terutama jika menghadapi sakit akut atau kasus darurat seperti gigitan ular berbisa, diperbolehkan berobat ke rumah sakit.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak, Endang Komarudin, mengatakan pemerintah daerah terus berupaya memperluas kepesertaan JKN-KIS bagi masyarakat Badui. Upaya itu dilakukan dengan bekerja sama bersama Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) untuk memastikan seluruh warga memiliki KTP elektronik.

“Kerja sama ini agar warga Badui bisa memiliki KTP elektronik, sehingga lebih mudah masuk sebagai peserta JKN-KIS,” ujar Endang.

Penulis: Noma
Editor: Antoni

Jasa Maklon Skincare Tangerang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *