Bintan, Jurnalkota.co.id
Program pembangunan fasilitas Mandi, Cuci, dan Kakus (MCK) yang menjadi salah satu sasaran fisik TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun Anggaran 2026 Kodim 0315/Tanjungpinang di Desa Busung, Kecamatan Seri Kuala Lobam, Kabupaten Bintan, terus menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Hingga Selasa (4/8/2026), progres pengerjaan telah mencapai 89 persen dan ditargetkan selesai sesuai jadwal pelaksanaan TMMD.
Pembangunan fasilitas sanitasi tersebut merupakan bagian dari komitmen TNI dalam membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui penyediaan infrastruktur dasar yang layak. Kehadiran MCK diharapkan mampu memenuhi kebutuhan sanitasi warga sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan nyaman.
Sebagai salah satu program unggulan dalam TMMD ke-129, pembangunan MCK menjadi bukti bahwa kegiatan kemanunggalan TNI dengan rakyat tidak hanya difokuskan pada pembangunan jalan atau infrastruktur penunjang ekonomi, tetapi juga menyentuh kebutuhan dasar masyarakat yang berhubungan langsung dengan kesehatan.
Sanitasi yang layak memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Akses terhadap fasilitas MCK yang bersih dapat mengurangi risiko penyebaran berbagai penyakit berbasis lingkungan, seperti diare, infeksi saluran pencernaan, penyakit kulit, hingga penyakit yang disebabkan oleh buruknya pengelolaan sanitasi.
Melalui pembangunan fasilitas ini, Satgas TMMD berharap masyarakat Desa Busung dapat menikmati sarana sanitasi yang memenuhi standar kesehatan sehingga kualitas hidup warga semakin meningkat.
Komandan Kodim (Dandim) 0315/Tanjungpinang selaku Dansatgas TMMD ke-129, Kolonel Inf Abdul Hamid, mengatakan seluruh personel Satgas TMMD bersama masyarakat terus bekerja secara maksimal untuk menyelesaikan seluruh sasaran fisik sesuai target yang telah ditetapkan.
Menurutnya, setiap tahapan pekerjaan terus dipantau agar kualitas pembangunan tetap terjaga sekaligus memastikan seluruh sasaran dapat selesai tepat waktu sebelum penutupan program TMMD.
“Pembangunan MCK ini merupakan wujud kepedulian TNI dalam membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. Kami berharap pengerjaan dapat segera rampung sehingga fasilitas ini dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan masyarakat,” ujar Abdul Hamid.
Ia menegaskan, TMMD merupakan program terpadu yang melibatkan TNI, pemerintah daerah, serta masyarakat dalam mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan. Oleh karena itu, keberhasilan setiap sasaran pembangunan tidak lepas dari semangat kebersamaan dan gotong royong seluruh pihak yang terlibat.
Menurut Abdul Hamid, partisipasi aktif masyarakat menjadi salah satu faktor penting yang mempercepat penyelesaian pembangunan. Warga tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga ikut terlibat secara langsung dalam proses pembangunan bersama personel Satgas TMMD.
Semangat gotong royong yang terus terjaga menjadi ciri khas pelaksanaan TMMD di Desa Busung. Kehadiran masyarakat di lokasi pekerjaan menunjukkan tingginya rasa memiliki terhadap fasilitas yang sedang dibangun. Kondisi tersebut diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran bersama untuk menjaga dan merawat fasilitas setelah selesai dibangun.
Selain memberikan manfaat dari sisi kesehatan, keberadaan fasilitas MCK yang layak juga diharapkan dapat meningkatkan kualitas lingkungan permukiman masyarakat. Lingkungan yang bersih dan memiliki sistem sanitasi yang baik menjadi salah satu indikator penting dalam mendukung kehidupan masyarakat yang sehat dan produktif.
Pembangunan MCK merupakan bagian dari sejumlah sasaran fisik TMMD ke-129 Kodim 0315/Tanjungpinang yang dilaksanakan di Kabupaten Bintan. Selain pembangunan sanitasi, Satgas TMMD juga mengerjakan berbagai proyek infrastruktur lainnya, seperti pembangunan jalan, drainase, sumur air bersih, rehabilitasi rumah tidak layak huni, serta fasilitas umum yang dibutuhkan masyarakat.
Di samping pembangunan fisik, TMMD juga menghadirkan berbagai kegiatan nonfisik berupa penyuluhan wawasan kebangsaan, bela negara, kesehatan, pertanian, ketahanan pangan, hingga pemberdayaan masyarakat. Seluruh kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat kemanunggalan antara TNI dan rakyat.
Dengan progres pembangunan yang telah mencapai 89 persen, Satgas TMMD optimistis fasilitas MCK di Desa Busung dapat diselesaikan tepat waktu. Penyelesaian proyek ini menjadi salah satu target utama agar manfaatnya segera dirasakan oleh masyarakat.
Kolonel Abdul Hamid berharap fasilitas yang dibangun nantinya dapat dimanfaatkan secara optimal oleh warga serta dijaga bersama agar tetap bersih, berfungsi dengan baik, dan memberikan manfaat dalam jangka panjang.
“Pembangunan melalui TMMD bukan hanya tentang membangun sarana fisik, tetapi juga membangun semangat kebersamaan, kepedulian, dan budaya gotong royong. Kami berharap masyarakat ikut menjaga seluruh fasilitas yang telah dibangun sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh generasi yang akan datang,” katanya.
Melalui pelaksanaan TMMD ke-129, TNI kembali menunjukkan komitmennya untuk hadir di tengah masyarakat dengan menghadirkan pembangunan yang menyentuh kebutuhan nyata warga. Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat diharapkan terus menjadi kekuatan dalam mempercepat pembangunan desa, meningkatkan kualitas hidup masyarakat, serta mewujudkan desa yang lebih maju, sehat, dan sejahtera.









