Tanjungpinang, Jurnalkota.co.id
Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang kembali menggelar kegiatan gotong royong rutin di sejumlah titik di Kelurahan Air Raja, Kecamatan Tanjungpinang Timur, Sabtu (5/9/2026).
Kegiatan tersebut melibatkan tiga organisasi perangkat daerah (OPD), yakni Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), Dinas Kesehatan, serta Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Tanjungpinang.
Dalam pelaksanaannya, setiap OPD membersihkan lokasi yang telah ditentukan. Disdukcapil bergotong royong di sekitar pertokoan Pasar Bintan Center, sedangkan Dinas Kesehatan membersihkan kawasan pertokoan di Simpang RSUD Raja Ahmad Tabib.
Sementara itu, Bakesbangpol melaksanakan gotong royong di sepanjang kawasan depan pertokoan Permata Galaxy Kilometer 14.
Kegiatan tersebut turut didampingi jajaran Kecamatan Tanjungpinang Timur dan Kelurahan Air Raja. Mereka membantu mengarahkan pelaksanaan gotong royong di lapangan bersama masyarakat setempat.
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tanjungpinang juga mengerahkan armada untuk mengangkut sampah yang terkumpul dari sejumlah lokasi.
Kepala Bagian Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Tanjungpinang Muhammad Syukri mengatakan, gotong royong tersebut merupakan program rutin Pemko Tanjungpinang yang telah berjalan sejak Juli 2026.
“Gotong royong ini sudah kami mulai sejak Juli 2026 dan sampai sekarang terus dilaksanakan secara rutin setiap minggu,” kata Syukri.
Syukri yang bertindak sebagai koordinator kegiatan menjelaskan, setiap pelaksanaan gotong royong melibatkan tiga OPD serta jajaran kecamatan dan kelurahan di lokasi kegiatan.
Menurut dia, pola tersebut diterapkan agar kegiatan dapat berjalan secara terarah dan melibatkan seluruh unsur pemerintah daerah secara bergiliran.
“Setiap pelaksanaan melibatkan tiga OPD, ditambah kecamatan dan kelurahan setempat, sehingga kegiatan dapat dilakukan secara bersama-sama dan lebih terarah,” ujarnya.
Syukri mengatakan, Pemko Tanjungpinang telah menyusun jadwal kegiatan yang melibatkan seluruh OPD. Setiap OPD mendapat giliran melaksanakan gotong royong dua bulan sekali.
Lokasi kegiatan ditentukan berdasarkan kebutuhan dan kondisi kebersihan lingkungan di masing-masing wilayah.
“Jadwalnya sudah disusun. Setiap OPD mendapat giliran gotong royong dua bulan sekali. Dengan pola ini, kegiatan diharapkan berjalan secara berkelanjutan dan seluruh perangkat daerah berperan dalam menjaga kebersihan lingkungan,” jelasnya.
Menurut Syukri, kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan membersihkan lingkungan, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkuat kebersamaan dan kepedulian antara pemerintah dan masyarakat.
Ia menilai, upaya menjaga kebersihan lingkungan tidak dapat dilakukan pemerintah tanpa dukungan dan keterlibatan aktif warga.
“Kami ingin semangat gotong royong ini terus tumbuh. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri dalam menjaga kebersihan. Karena itu, kolaborasi antara OPD, kecamatan, kelurahan, dan masyarakat sangat penting,” kata Syukri.
Ia berharap masyarakat tidak hanya terlibat ketika kegiatan gotong royong dilaksanakan, tetapi juga menjaga kebersihan lingkungan dalam kehidupan sehari-hari.
“Yang kami harapkan bukan hanya lingkungan bersih saat gotong royong. Setelah dibersihkan bersama, mari kita rawat dan jaga bersama-sama,” ujarnya.
Syukri juga mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat, mulai dari perangkat daerah, Kecamatan Tanjungpinang Timur, Kelurahan Air Raja, DLH Kota Tanjungpinang, hingga masyarakat setempat.
Melalui kegiatan yang dilaksanakan secara terjadwal dan berkelanjutan, Pemko Tanjungpinang berharap budaya gotong royong kembali menguat di tengah masyarakat.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan Kota Tanjungpinang yang bersih, sehat, tertib, dan nyaman.













