Polda Kepri dan UMRAH Resmikan Pusat Studi Kepolisian, Perkuat Kolaborasi Berbasis Riset

Jasa Maklon Sabun

Tanjungpinang, Jurnalkota.co.id

Kepolisian Daerah Kepulauan Riau (Polda Kepri) bersama Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) memperkuat sinergi antara dunia akademik dan institusi kepolisian melalui peluncuran Pusat Studi Kepolisian dalam ajang Nexus Expo 2026.

Peresmian tersebut dilakukan langsung oleh Kapolda Kepri Irjen Pol Asep Safrudin dalam kegiatan yang digelar di Hall Galeri Tamadun Maritim, Gedung Gurindam Ismeth Abdullah, Kampus UMRAH, Dompak, Kota Tanjungpinang, Senin (4/5/2026).

Acara ini turut dihadiri jajaran pejabat daerah, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta tamu undangan dari berbagai instansi pemerintah dan akademisi.

Dalam rangkaian kegiatan, dilakukan penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS) antara Polda Kepri dan UMRAH sebagai dasar pembentukan Pusat Studi Kepolisian. Kerja sama ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat kolaborasi strategis berbasis riset dan pengembangan ilmu pengetahuan.

Selain Pusat Studi Kepolisian, UMRAH juga meluncurkan sejumlah pusat studi lainnya, antara lain Pusat Studi Laut Natuna, Pusat Studi Mitigasi Bencana, SDGs Center, Pusat Kajian Perencanaan, Infrastruktur dan Kewilayahan, serta Mangrove Information and Training Center (MITC). Kehadiran berbagai pusat studi ini diharapkan menjadi wadah integrasi keilmuan lintas sektor dalam mendukung pembangunan daerah.

Rektor UMRAH, Prof. Dr. Agung Dhamar Syakti, menegaskan bahwa peluncuran pusat-pusat studi tersebut merupakan langkah strategis dalam membangun ekosistem kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan berbagai pemangku kepentingan.

“Ini adalah momentum penting untuk memperkuat peran akademisi dalam memberikan kontribusi nyata melalui riset dan kajian ilmiah yang aplikatif,” ujarnya.

Kapolda Kepri Irjen Pol Asep Safrudin menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kerja sama tersebut, khususnya dalam pembentukan Pusat Studi Kepolisian. Menurut dia, kolaborasi dengan dunia akademik menjadi faktor penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Polri.

Ia menekankan bahwa pendekatan ilmiah dan berbasis riset sangat dibutuhkan dalam menghadapi tantangan tugas kepolisian yang semakin kompleks dan dinamis.

“Melalui Pusat Studi Kepolisian ini, kita ingin mendorong lahirnya gagasan-gagasan inovatif serta memperkuat pendekatan ilmiah dalam pelaksanaan tugas kepolisian,” kata Asep.

Ia menambahkan, pusat studi ini diharapkan menjadi ruang strategis untuk pengembangan kajian, penelitian, serta formulasi kebijakan kepolisian yang adaptif terhadap perkembangan zaman, termasuk dalam menghadapi tantangan keamanan modern.

Sementara itu, Wakil Gubernur Kepulauan Riau Nyanyang Haris Pratamura menilai kolaborasi ini sebagai bentuk sinergi yang mampu menghasilkan inovasi dan solusi konkret bagi pembangunan daerah.

Menurut dia, keberadaan pusat-pusat studi tersebut diharapkan tidak hanya menjadi simbol kerja sama, tetapi juga mampu melahirkan rekomendasi kebijakan yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“Sinergi seperti ini penting untuk memastikan bahwa setiap kebijakan yang diambil memiliki dasar ilmiah yang kuat serta relevan dengan kebutuhan daerah,” ujarnya.

Dengan diluncurkannya Pusat Studi Kepolisian dan sejumlah pusat studi lainnya, UMRAH dan Polda Kepri menegaskan komitmen bersama dalam membangun kolaborasi berkelanjutan antara dunia akademik dan institusi negara.

Kolaborasi ini diharapkan mampu memperkuat kualitas pelayanan publik, khususnya di bidang keamanan, sekaligus mendorong terciptanya inovasi berbasis riset yang berkontribusi bagi kemajuan Kepulauan Riau.

Jasa Maklon Skincare Tangerang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *