Polisi Kawal Penyaluran Beras untuk 565 KPM di Desa Tambak Lebak

Jasa Maklon Sabun

Lebak, Jurnalkota.co.id

Penyaluran bantuan pangan pemerintah kepada 565 keluarga penerima manfaat (KPM) di Desa Tambak, Kecamatan Cimarga, Kabupaten Lebak, Banten, mendapat pengamanan dan pemantauan dari Polsek Cimarga, Kamis (17/9/2026).

Pengamanan dilakukan oleh Kepala Unit Pembinaan Masyarakat (Kanit Binmas) Polsek Cimarga untuk memastikan penyaluran bantuan pangan periode September 2026 berlangsung aman, tertib, dan lancar.

Bantuan pangan yang disalurkan kepada masyarakat berupa beras dari pemerintah melalui Perum Bulog. Berdasarkan data yang disampaikan, sebanyak 565 KPM di Desa Tambak tercatat sebagai penerima bantuan tersebut.

Dalam kegiatan itu, petugas kepolisian memantau seluruh tahapan penyaluran. Polisi juga berkoordinasi dengan perangkat desa dan unsur terkait guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban selama pembagian bantuan berlangsung.

Kapolres Lebak AKBP Arninsi melalui Kapolsek Cimarga Iptu Tatang Suhendar mengatakan, pengamanan tersebut merupakan bagian dari pelayanan kepolisian kepada masyarakat, khususnya dalam kegiatan yang melibatkan banyak orang.

Menurut Tatang, kehadiran polisi di lokasi bukan sekadar menjaga keamanan, tetapi juga membantu memastikan masyarakat dapat mengambil bantuan dengan tertib tanpa mengganggu aktivitas warga lainnya.

“Kanit Binmas hadir untuk membantu memastikan kegiatan berjalan aman dan tertib. Kami juga terus berkoordinasi dengan pemerintah desa serta pihak terkait selama proses penyaluran,” kata Tatang.

Ia berharap bantuan pangan tersebut dapat diterima dengan lancar oleh masyarakat yang telah tercatat sebagai penerima. Ketertiban selama proses pembagian dinilai penting agar tidak terjadi antrean yang tidak terkendali maupun kesalahpahaman di antara warga.

Polisi juga mengimbau masyarakat untuk mengikuti tata cara pengambilan bantuan yang telah ditetapkan oleh pemerintah desa dan petugas penyalur. Warga diminta menunggu giliran serta membawa dokumen yang diperlukan untuk memudahkan proses verifikasi.

“Kami mengimbau masyarakat tetap menjaga ketertiban selama proses pembagian sehingga kegiatan dapat berlangsung kondusif hingga selesai,” ujar Tatang.

Selain melakukan pengamanan, personel kepolisian turut memantau situasi di sekitar lokasi pembagian bantuan. Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan menjaga agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan tanpa hambatan.

Tatang mengatakan, koordinasi antara kepolisian, pemerintah desa, dan pihak penyalur perlu terus dilakukan, terutama dalam kegiatan yang melibatkan banyak penerima bantuan. Sinergi tersebut diharapkan dapat memperlancar proses penyaluran sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Polsek Cimarga kembali mengingatkan warga agar segera melaporkan setiap tindak kriminalitas maupun gangguan keamanan yang ditemukan di lingkungan sekitar.

Masyarakat dapat menghubungi layanan kepolisian melalui Call Center 110. Layanan tersebut dapat digunakan untuk menyampaikan laporan atau meminta bantuan polisi ketika menghadapi keadaan darurat dan gangguan keamanan.

Polsek Cimarga berharap partisipasi masyarakat dalam menjaga ketertiban dapat mendukung terciptanya situasi yang aman dan kondusif, termasuk selama berlangsungnya penyaluran bantuan pangan di wilayah Kecamatan Cimarga.

 

Penulis: Noma
Editor: Antoni

Jasa Maklon Skincare Tangerang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *