Lumajang, Jurnalkota.co.id
Kepolisian Resor (Polres) Lumajang menggelar kegiatan trauma healing untuk anak-anak yang mengungsi pasca-erupsi Gunung Semeru. Upaya ini dilakukan untuk membantu memulihkan kondisi psikologis anak-anak serta mengembalikan keceriaan mereka setelah terdampak bencana.
Kegiatan berlangsung di lokasi pengungsian SMPN 02 Pronojiwo, Lumajang, Jawa Timur, dengan melibatkan personel polisi wanita (Polwan) dan anggota Bhayangkari Polres Lumajang.
Kapolres Lumajang, AKBP Alex Sandy Siregar, mengatakan bahwa program ini difokuskan pada anak-anak yang menjadi korban langsung erupsi Semeru.
“Bersama-sama kita melaksanakan trauma healing kepada anak-anak yang terdampak langsung erupsi Semeru. Harapan kami, kegiatan ini dapat membangkitkan semangat mereka dan sedikit mengurangi beban psikologis akibat bencana, sehingga mereka dapat kembali ceria,” ujar AKBP Alex Sandy Siregar, Kamis (27/11/2025).
Selama kegiatan, personel Polres Lumajang mengajak anak-anak bermain, bernyanyi, serta memberikan makanan ringan untuk menumbuhkan kembali rasa aman dan kenyamanan di lokasi pengungsian.
Di pengungsian SMPN 02 Pronojiwo, tercatat terdapat 258 warga yang mengungsi, termasuk 33 anak.
Program trauma healing ini diharapkan mampu memberikan dukungan psikologis yang signifikan bagi anak-anak, sehingga mereka dapat pulih dari rasa takut dan kesedihan pasca-bencana. (Red)














