Lingga, Jurnalkota.co.id
Jajaran Polsek Dabo Singkep, Polres Lingga, melakukan pengamanan dan monitoring pendistribusian program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Singkep, Kabupaten Lingga, Senin (13/4/2026). Pengawalan ini dilakukan untuk memastikan proses penyaluran bantuan berjalan aman, tertib, dan tepat sasaran bagi masyarakat yang membutuhkan.
Kegiatan dipusatkan di dapur SPPG YKB Polres Lingga yang berlokasi di Jalan Raya Kartini, Kelurahan Dabo. Dari lokasi ini, ribuan paket makanan diproduksi dan didistribusikan ke berbagai titik penerima manfaat.
Sejak dini hari, tim dapur telah memulai proses pengolahan makanan. Tahapan dimulai dari penerimaan bahan baku, proses memasak, hingga pengemasan yang dilakukan sesuai standar gizi dan kebersihan. Seluruh proses diawasi secara ketat oleh tenaga ahli gizi guna memastikan kualitas makanan tetap terjaga sebelum disalurkan.
Sebanyak 2.178 paket makanan bergizi berhasil didistribusikan dalam kegiatan tersebut. Penerima manfaat mencakup berbagai kelompok, mulai dari anak-anak PAUD, TK, SD, SMP, hingga SMA, serta balita dan ibu melalui layanan posyandu di wilayah Kecamatan Singkep.
Menu yang disajikan pun disusun dengan memperhatikan keseimbangan gizi, terdiri dari nasi putih, ayam saus kacang, tempe mendoan, acar, serta puding leci sebagai pelengkap.
Di lapangan, personel Polsek Dabo Singkep, khususnya Bhabinkamtibmas, terlibat aktif dalam mengawal jalannya distribusi. Mereka tidak hanya memastikan keamanan, tetapi juga memantau kondisi kemasan makanan agar tetap layak konsumsi hingga sampai ke tangan penerima.
Kapolres Lingga AKBP Pahala Martua Nababan melalui Kapolsek Dabo Singkep AKP Zainur menyampaikan bahwa kehadiran polisi dalam kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung program sosial dan kemanusiaan.
“Polri akan terus hadir dalam setiap program kemanusiaan dan sosial. Kami memastikan distribusi Makanan Bergizi Gratis ini berjalan aman, lancar, serta benar-benar tepat sasaran bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujar Zainur.
Ia menambahkan, sinergi antara kepolisian, tim dapur, serta para tenaga kesehatan menjadi kunci keberhasilan program ini, terutama dalam menjangkau kelompok rentan yang membutuhkan asupan gizi seimbang.
Salah satu warga penerima manfaat, Rina (34), mengaku terbantu dengan adanya program tersebut. Ia mengatakan makanan yang diterima anaknya tidak hanya mengenyangkan, tetapi juga memiliki nilai gizi yang baik.
“Alhamdulillah sangat membantu. Anak saya senang, makanannya enak dan lengkap. Kami berharap kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut,” ujarnya.
Setelah seluruh paket makanan didistribusikan, tim pelaksana juga melakukan penarikan kembali ompreng atau wadah makanan dari sekolah-sekolah. Langkah ini dilakukan untuk menjaga kebersihan sekaligus mendukung keberlanjutan operasional dapur MBG.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Kehadiran aparat kepolisian dinilai turut memberikan rasa aman serta memastikan program berjalan sesuai dengan tujuan yang diharapkan, yakni meningkatkan pemenuhan gizi masyarakat, khususnya bagi anak-anak dan kelompok rentan di wilayah Lingga.









