Jakarta, Jurnalkota.co.id
Suku Dinas Perhubungan (Sudishub) bersama Satpol PP Jakarta Barat menutup putaran jalan di Jalan Tubagus Angke, Kelurahan Wijaya Kusuma, Kecamatan Grogol Petamburan, menggunakan pembatas beton, Kamis (29/10/2026).
Penutupan dilakukan setelah beredar unggahan di media sosial mengenai dugaan pelemparan batu terhadap pengemudi mobil pikap di sekitar lokasi tersebut pada Rabu (28/10/2026) sore. Namun, belum ada penjelasan terperinci mengenai keterkaitan penutupan putaran dengan dugaan peristiwa itu.
Kepala Satpol PP Jakarta Barat Herry Purnama mengatakan, personel gabungan telah bersiaga sejak pagi untuk mendukung pelaksanaan penutupan putaran jalan.
“Hari ini putaran ditutup menggunakan barrier oleh Dishub. Anggota Satpol PP Kecamatan Grogol Petamburan sejak pagi berjaga di lokasi,” ujar Herry.
Menurut Herry, sebanyak 13 petugas dilibatkan dalam kegiatan tersebut. Mereka terdiri atas lima personel Satpol PP dan delapan personel Sudishub Jakarta Barat.
Sudishub melakukan penutupan menggunakan pembatas beton, sementara personel Satpol PP berjaga di lokasi untuk mendukung kegiatan itu.
Dugaan pelemparan batu beredar di media sosial
Dalam unggahan yang beredar, seseorang yang disebut sebagai pengatur lalu lintas tidak resmi atau “pak ogah” diduga melakukan pelemparan batu terhadap pengemudi mobil pikap.
Peristiwa tersebut disebut bermula dari persoalan uang. Namun, informasi itu masih berupa dugaan dalam unggahan media sosial dan belum disertai keterangan terperinci yang menjelaskan kronologi kejadian.
Keterangan Herry yang tersedia berfokus pada pelaksanaan penutupan putaran jalan dan pengerahan personel. Belum ada penjelasan lebih lanjut mengenai identitas pihak yang terlibat, kemungkinan korban luka atau kerusakan kendaraan, maupun tindak lanjut atas dugaan pelemparan tersebut.













