Tanjungpinang, Jurnalkota.co.id
Wakil Wali Kota Tanjungpinang Raja Ariza melepas keberangkatan wisatawan mancanegara yang telah menyelesaikan rangkaian kunjungan wisata di Kota Tanjungpinang. Pelepasan berlangsung di Pelabuhan Internasional Sri Bintan Pura, Rabu (31/12/2025).
Kegiatan tersebut menjadi simbol apresiasi Pemerintah Kota Tanjungpinang atas kepercayaan wisatawan mancanegara yang memilih ibu kota Provinsi Kepulauan Riau sebagai destinasi liburan. Selain sebagai seremoni pelepasan, kegiatan ini juga dimaknai sebagai momentum promosi pariwisata daerah sekaligus penguatan hubungan emosional antara wisatawan dan destinasi yang dikunjungi.
Dalam kesempatan itu, Raja Ariza secara langsung melepas keberangkatan wisatawan dengan memasangkan tanjak penutup kepala khas Melayu serta menyerahkan cendera mata khas Tanjungpinang. Pemberian tersebut dimaksudkan sebagai kenang-kenangan sekaligus simbol identitas budaya Melayu yang menjadi salah satu kekuatan pariwisata daerah.
“Pemerintah Kota Tanjungpinang menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kunjungan Bapak, Ibu, beserta keluarga. Kami berharap selama berada di Tanjungpinang, seluruh rangkaian liburan yang dijalani dapat menjadi pengalaman yang berkesan,” ujar Raja Ariza dalam sambutannya.
Ia menegaskan, Pemerintah Kota Tanjungpinang terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan pariwisata, baik dari sisi infrastruktur, kebersihan, keamanan, maupun keramahan masyarakat. Upaya tersebut dilakukan agar wisatawan merasa nyaman dan memiliki keinginan untuk kembali berkunjung.
Menurut Raja Ariza, Tanjungpinang memiliki potensi wisata yang lengkap dan saling terintegrasi. Selain wisata budaya dan sejarah yang melekat pada kawasan Penyengat dan jejak peradaban Melayu, kota ini juga menawarkan wisata bahari, kuliner khas, serta produk ekonomi kreatif yang terus berkembang.
“Semoga Tanjungpinang kembali menjadi pilihan destinasi liburan di kesempatan berikutnya. Selain menikmati keindahan wisata, para pengunjung juga dapat mencicipi beragam kuliner khas serta membawa pulang produk dan oleh-oleh unggulan daerah,” tambahnya.
Pemerintah Kota Tanjungpinang, lanjut Raja Ariza, juga terus mendorong kolaborasi lintas sektor, termasuk dengan pelaku usaha pariwisata, agen perjalanan, serta masyarakat, guna menciptakan ekosistem pariwisata yang berkelanjutan. Peningkatan kualitas sumber daya manusia dan penguatan promosi digital menjadi bagian dari strategi tersebut.
Data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Tanjungpinang menunjukkan tren positif sektor pariwisata sepanjang 2025. Pada periode Januari hingga Oktober 2025, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara tercatat mencapai 53.350 orang. Sementara itu, kunjungan wisatawan nusantara pada periode yang sama mencapai 639.124 orang.
Capaian tersebut menjadi indikator pulihnya sektor pariwisata sekaligus peluang bagi daerah untuk terus meningkatkan kontribusi pariwisata terhadap perekonomian lokal. Pemerintah Kota Tanjungpinang menargetkan sektor pariwisata tidak hanya menjadi penggerak ekonomi, tetapi juga sarana pelestarian budaya dan penguatan identitas daerah.
Dengan berbagai potensi yang dimiliki, Pemerintah Kota Tanjungpinang optimistis pariwisata daerah akan terus tumbuh dan mampu bersaing sebagai destinasi unggulan di kawasan barat Indonesia.










