Sat Binmas Polresta Tanjungpinang Gandeng SMPN 10, Perkuat Edukasi Kamtibmas dan Cegah Kenakalan Remaja

Jasa Maklon Sabun

Tanjungpinang, Jurnalkota.co.id

Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) Polresta Tanjungpinang terus memperkuat upaya pencegahan kenakalan remaja dan peningkatan kesadaran hukum di kalangan pelajar. Salah satu langkah yang dilakukan yakni menjalin koordinasi dengan SMP Negeri 10 Kota Tanjungpinang sebagai persiapan pelaksanaan kegiatan pembinaan dan penyuluhan (Binluh) keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) bagi siswa.

Kegiatan koordinasi tersebut berlangsung di SMPN 10 Kota Tanjungpinang, Jalan Sultan Machmud, Selasa (9/6/2026), dan dipimpin langsung oleh Wakasat Binmas Polresta Tanjungpinang, Iptu Helman A.W., bersama sejumlah personel Sat Binmas.

Melalui kegiatan itu, Polresta Tanjungpinang ingin memastikan program pembinaan yang akan dilaksanakan dapat berjalan efektif dan tepat sasaran. Sekolah dinilai menjadi salah satu lingkungan strategis untuk menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, kepatuhan terhadap hukum, serta membangun karakter generasi muda yang bertanggung jawab.

Dalam pertemuan tersebut, personel Sat Binmas melakukan koordinasi langsung dengan Kepala SMPN 10 Kota Tanjungpinang, Arifurahman Ashshiddieqy. Pembahasan difokuskan pada penentuan waktu, materi, dan lokasi pelaksanaan pembinaan serta penyuluhan yang nantinya akan diikuti para siswa.

Menurut Iptu Helman, kegiatan pembinaan dan penyuluhan merupakan bagian dari strategi preventif kepolisian dalam menekan potensi pelanggaran hukum yang melibatkan pelajar sekaligus meningkatkan kesadaran mereka terhadap pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

“Kami ingin membangun komunikasi yang baik dengan pihak sekolah agar kegiatan pembinaan yang akan dilaksanakan nantinya benar-benar memberikan manfaat bagi para siswa. Pendidikan karakter dan kesadaran hukum perlu ditanamkan sejak dini agar mereka memiliki bekal yang kuat dalam menghadapi berbagai tantangan sosial,” kata Helman.

Selain membahas agenda penyuluhan, Sat Binmas juga menyampaikan perkembangan situasi kamtibmas di wilayah Kota Tanjungpinang. Pihak sekolah diajak untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi gangguan keamanan yang kerap melibatkan kalangan remaja.

Beberapa isu yang menjadi perhatian antara lain penyalahgunaan narkoba, perundungan (bullying), kenakalan remaja, penggunaan media sosial secara tidak bijak, hingga potensi tawuran antar pelajar. Menurut kepolisian, berbagai persoalan tersebut perlu dicegah melalui pendekatan edukatif yang melibatkan sekolah, keluarga, dan masyarakat.

Dalam kesempatan itu, personel Sat Binmas juga mengingatkan pentingnya peran guru dan tenaga pendidik dalam mengawasi perkembangan perilaku siswa di lingkungan sekolah. Guru dinilai memiliki posisi strategis untuk mendeteksi lebih awal apabila terdapat siswa yang berpotensi terlibat dalam perilaku menyimpang atau menjadi korban tindakan negatif.

Tak hanya itu, Sat Binmas turut mensosialisasikan layanan Kepolisian Call Center 110 yang dapat diakses masyarakat selama 24 jam. Layanan tersebut dapat dimanfaatkan untuk melaporkan berbagai kejadian yang membutuhkan kehadiran polisi, termasuk gangguan keamanan, tindak kriminal, maupun situasi darurat lainnya.

Iptu Helman menjelaskan bahwa pengenalan layanan kepolisian kepada pelajar menjadi bagian penting dalam membangun kedekatan antara Polri dan generasi muda. Dengan memahami fungsi dan layanan kepolisian, para pelajar diharapkan tidak ragu untuk melapor apabila menemukan atau mengalami peristiwa yang berpotensi mengganggu keamanan.

“Melalui koordinasi ini, kami berharap kegiatan pembinaan dan penyuluhan yang akan dilaksanakan nantinya dapat memberikan pemahaman kepada para pelajar mengenai pentingnya menjaga keamanan, menjauhi pergaulan negatif, serta meningkatkan kesadaran hukum demi terciptanya lingkungan sekolah yang aman dan kondusif,” ujar Helman.

Ia menambahkan, pembinaan kepada pelajar merupakan investasi jangka panjang dalam menciptakan generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter yang baik dan kepedulian terhadap lingkungan sekitarnya.

Program pembinaan dan penyuluhan yang rutin dilaksanakan Sat Binmas di berbagai sekolah merupakan bentuk implementasi Polri Presisi yang mengedepankan pendekatan humanis dan pencegahan dini terhadap berbagai potensi gangguan keamanan.

Melalui kolaborasi yang erat antara kepolisian dan dunia pendidikan, diharapkan angka kenakalan remaja dapat ditekan, budaya disiplin semakin tumbuh, serta tercipta lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi seluruh siswa.

Pihak SMPN 10 Kota Tanjungpinang menyambut positif rencana pelaksanaan kegiatan tersebut. Sekolah menilai kehadiran kepolisian dalam memberikan edukasi hukum dan kamtibmas dapat menjadi tambahan wawasan bagi siswa sekaligus memperkuat pembentukan karakter generasi muda.

Kegiatan koordinasi berlangsung dalam suasana penuh keakraban, aman, dan lancar. Melalui sinergi yang terus dibangun antara Polri dan lembaga pendidikan, diharapkan lahir generasi muda Tanjungpinang yang berprestasi, berintegritas, serta memiliki kesadaran tinggi terhadap pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Jasa Maklon Skincare Tangerang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *