Satgas TMMD ke-129 Bersihkan Lokasi Penanaman Mangrove, Perkuat Pelestarian Pesisir Bintan

Jasa Maklon Sabun

Bintan, Jurnalkota.co.id

Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0315/Tanjungpinang terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pelestarian lingkungan melalui kegiatan pembersihan lokasi penanaman mangrove di kawasan Teluk Diraja, Kampung Raja RT 003/RW 002, Desa Busung, Kecamatan Seri Kuala Lobam, Kabupaten Bintan, Kamis (6/8/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian program TMMD ke-129 yang tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, tetapi juga memberikan perhatian terhadap upaya pelestarian lingkungan, khususnya di kawasan pesisir.

Sejak pagi, personel Satgas TMMD bersama masyarakat setempat bergotong royong membersihkan area yang akan dijadikan lokasi penanaman mangrove. Berbagai jenis semak belukar, sampah, serta material yang berpotensi menghambat proses penanaman dibersihkan agar lahan siap digunakan.

Semangat kebersamaan tampak mewarnai kegiatan tersebut. Kehadiran masyarakat yang bekerja berdampingan dengan personel TNI menjadi bukti kuatnya sinergi dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus memperkuat budaya gotong royong di tengah masyarakat.

Komandan Kodim 0315/Tanjungpinang selaku Dansatgas TMMD ke-129, Kolonel Inf Abdul Hamid, mengatakan bahwa penanaman mangrove merupakan salah satu program strategis dalam menjaga ekosistem pesisir sekaligus memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

Menurutnya, hutan mangrove memiliki fungsi penting sebagai benteng alami untuk mengurangi abrasi pantai, menjaga keseimbangan ekosistem laut, menjadi habitat berbagai biota pesisir, serta mendukung keberlanjutan sumber daya alam.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menumbuhkan kesadaran bersama akan pentingnya menjaga lingkungan pesisir. Sinergi antara TNI dan masyarakat diharapkan mampu menciptakan kawasan pantai yang bersih, lestari, dan memberikan manfaat bagi generasi mendatang,” ujar Abdul Hamid.

Ia menambahkan, keberhasilan program pelestarian lingkungan tidak hanya bergantung pada pemerintah atau TNI, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat. Oleh karena itu, TMMD menjadi momentum untuk membangun kesadaran kolektif dalam menjaga lingkungan secara berkelanjutan.

Selain memberikan manfaat ekologis, keberadaan hutan mangrove juga dinilai memiliki nilai ekonomi karena mampu mendukung sektor perikanan, menjaga habitat berbagai jenis ikan dan kepiting, serta berpotensi dikembangkan sebagai kawasan edukasi maupun wisata berbasis lingkungan.

Pembersihan lokasi tersebut menjadi tahapan awal sebelum pelaksanaan penanaman bibit mangrove yang dijadwalkan dalam rangkaian kegiatan TMMD ke-129. Dengan kondisi lahan yang telah dipersiapkan secara optimal, diharapkan bibit mangrove dapat tumbuh dengan baik sehingga mampu memberikan perlindungan alami bagi kawasan pesisir Desa Busung.

Melalui kegiatan ini, Satgas TMMD ke-129 Kodim 0315/Tanjungpinang berharap semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat terus terjaga, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan demi keberlanjutan kehidupan masyarakat pesisir di Kabupaten Bintan.

 

Jasa Maklon Skincare Tangerang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed