Tanjungpinang, Jurnalkota.co.id
Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polresta Tanjungpinang menggelar aksi pembagian Bendera Merah Putih kepada masyarakat pesisir, nelayan, penambang boat, dan pengguna jalan di kawasan Pelantar I, Sabtu (1/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap Gerakan Pembagian 10 Juta Bendera Merah Putih yang digagas pemerintah untuk menumbuhkan semangat nasionalisme di seluruh penjuru Indonesia.
Sebelum turun ke lapangan, seluruh personel Satpolairud mengikuti apel kesiapan yang dipimpin pimpinan satuan. Apel tersebut bertujuan memastikan kesiapan personel sekaligus memberikan arahan mengenai teknis pelaksanaan kegiatan agar berjalan aman, tertib, dan tepat sasaran.
Kapolresta Tanjungpinang Kombes Pol Indra Ranu Dikarta melalui Kasat Polairud Polresta Tanjungpinang Kompol Zubaidah mengatakan, pembagian Bendera Merah Putih merupakan bentuk kepedulian Polri dalam menumbuhkan kembali semangat cinta tanah air, khususnya di kalangan masyarakat pesisir yang setiap hari beraktivitas di wilayah perairan.
Menurutnya, momentum Bulan Kemerdekaan menjadi saat yang tepat untuk mengajak masyarakat mengenang perjuangan para pahlawan sekaligus memperkuat rasa persatuan sebagai bangsa Indonesia.
“Melalui kegiatan ini kami ingin mengajak seluruh masyarakat, khususnya nelayan, penambang boat, dan warga pesisir, untuk bersama-sama menyemarakkan Hari Kemerdekaan dengan mengibarkan Bendera Merah Putih. Ini bukan sekadar simbol, tetapi juga wujud kecintaan kepada bangsa dan penghormatan atas jasa para pahlawan,” kata Kompol Zubaidah.
Usai apel, personel Satpolairud bergerak menuju kawasan Pelantar I yang menjadi salah satu pusat aktivitas masyarakat pesisir di Kota Tanjungpinang. Di lokasi tersebut, personel membagikan Bendera Merah Putih kepada para pengguna jalan, nelayan, penambang boat, hingga masyarakat yang sedang beraktivitas di pelabuhan tradisional.
Kehadiran personel kepolisian disambut antusias masyarakat. Banyak nelayan dan pengemudi boat yang menerima bendera dengan penuh semangat sambil menyampaikan apresiasi atas kepedulian Polri dalam menyemarakkan Bulan Kemerdekaan.
Selain membagikan bendera, personel Satpolairud juga mengimbau masyarakat agar mengibarkan Bendera Merah Putih di rumah, kapal, pompong, boat penyeberangan, maupun sarana transportasi laut lainnya sepanjang Bulan Agustus. Ajakan tersebut diharapkan mampu menciptakan suasana kemerdekaan yang meriah hingga ke kawasan pesisir dan pulau-pulau.
Kompol Zubaidah menjelaskan bahwa masyarakat pesisir memiliki peran penting dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Oleh sebab itu, semangat nasionalisme harus terus dipupuk melalui berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat secara langsung.
Menurutnya, kehadiran Polri di tengah masyarakat bukan hanya untuk menjaga keamanan dan menegakkan hukum, tetapi juga menjadi mitra yang mampu mempererat hubungan dengan masyarakat melalui kegiatan yang edukatif dan bermanfaat.
Dalam kesempatan tersebut, personel Satpolairud juga menyampaikan pesan-pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya di wilayah perairan. Masyarakat diimbau untuk selalu mengutamakan keselamatan saat melaut, menggunakan perlengkapan keselamatan, memperhatikan kondisi cuaca sebelum berlayar, serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan potensi gangguan keamanan di perairan.
Edukasi tersebut diberikan secara humanis melalui dialog langsung dengan para nelayan dan masyarakat. Personel juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan pelabuhan, alur pelayaran, serta lingkungan pesisir agar tetap aman, tertib, dan kondusif.
Kapolresta Tanjungpinang Kombes Pol Indra Ranu Dikarta melalui Kompol Zubaidah menegaskan bahwa Polresta Tanjungpinang akan terus menghadirkan berbagai kegiatan sosial yang memberikan manfaat nyata kepada masyarakat selama rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Menurutnya, semangat kemerdekaan tidak cukup diwujudkan melalui upacara atau kegiatan seremonial semata, tetapi juga harus tercermin dalam kehidupan sehari-hari melalui sikap saling menghormati, menjaga persatuan, serta bersama-sama menciptakan situasi keamanan yang kondusif.
“Kami berharap masyarakat tidak hanya memasang Bendera Merah Putih sebagai bentuk perayaan, tetapi juga mengimplementasikan nilai-nilai perjuangan para pahlawan dengan menjaga persatuan, toleransi, dan keamanan lingkungan. Sinergi antara Polri dan masyarakat menjadi modal penting dalam menciptakan wilayah perairan Kota Tanjungpinang yang aman dan nyaman,” ujarnya.
Kegiatan pembagian Bendera Merah Putih berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh keakraban. Antusiasme masyarakat menunjukkan bahwa semangat nasionalisme masih tumbuh kuat di tengah kehidupan masyarakat pesisir.
Melalui kegiatan tersebut, Satpolairud Polresta Tanjungpinang berharap Gerakan Pembagian 10 Juta Bendera Merah Putih dapat menjadi momentum mempererat persatuan bangsa sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga keamanan, keselamatan, dan ketertiban di wilayah perairan. Dengan semangat Jalesveva Jayamahe—”Di Laut Kita Jaya”—Satpolairud Polresta Tanjungpinang berkomitmen terus hadir memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman terbaik bagi masyarakat pesisir serta menjaga kedaulatan wilayah perairan Indonesia.














