www.jurnalkota.co.id
Oleh: apt. Zhuhriana Putri, S.Farm
Negeri zionis meluncurkan serbuan roket ke Ibu Kota Negeri Rafic Hariri, Beirut, ibu kota Lebanon. Mereka mengintensifkan serangannya di Lebanon. Lebih dari selusin ledakan.
dilaporkan di daerah Dahiyeh, yang telah menjadi sasaran serangan udara dalam beberapa hari terakhir (CNBC, 28/09/2024).
Semakin kesini kita dapat melihat bahwa zionis tidak hanya menargetkan negeri Palestina namun juga negeri yang ada disekitarnya. Terlihat jelas misi mereka untuk menjajah negeri-negeri muslim untuk dijadikan negara Israel. Mengapa zionis bisa terus menerus melancarkan misinya? Arogansi zionis makin kuat karena diamnya negara-negara di dunia termasuk penguasa negeri muslim. Serangan semakin masif dan merajalela dapat terus mereka lakukan karena tidak ada yang melawan kekejian mereka.
Maka dari sini kita tidak bisa berharap solusi atas penjajahan palestina melalui negeri-negeri muslim apalagi kelompok milisi termasuk Libanon. Adanya sekat-sekat nasionalisme.
membuat persaudaraan Islam tidak terwujud. Sehingga penjajahan ini hanya dianggap menjadi masalah negeri Palestina dan Libanon saja. Negeri muslim lainnya mencukupkan pembelaannya hanya dalam retorika dan sedikit senjata. Meski sebenarnya mereka memiliki kemampuan yang jauh lebih besar dari yang ditunjukkan.
Dengan adanya sekat-sekat nasionalisme yang lahir dari sistem kehidupan kapitalisme-sekulerisme, menyebabkan hilangnya kesatuan kepemimpinan umat Islam.
Tanah dan nyawa kaum muslim tidak dapat dilindungi oleh pemimpin negeri muslim hari ini. Para pemimpin negeri muslim tidak berdaya untuk mengerahkan tentaranya melawan kezaliman ini. Sungguh tidak ada junnah (pelindung) bagi kaum muslim dimanapun sehingga kaum muslim akan selalu ditindas di mana saja.
Muslim Palestina dan sekitarnya sejatinya membutuhkan kehadiran pasukan muslim dari negeri-negeri muslim untuk melawan penjajah zionis yahudi. Kehadiran tentara muslim hanya akan terwujud ketika mereka memiliki kesadaran akan tanggung jawabnya membela muslim palestina. Umat harus menyeru para tentara di belahan dunia manapun untuk turun melawan tentara zionis. Karena serangan militer hanya dapat dilawan dengan pasukan militer
juga. Bukan dengan sekedar kecaman apalagi pencitraan belaka.
Secara jangka panjang umat membutuhkan khilafah yang berperan sebagai junnah
yang akan menyelamatkan muslim yang tertindas dan terjajah. Karena dalam perjalanan
sejarah juga terbukti hanya tentara yang lahir dari rahim peradaban Islam lah yang berhasil
menyelamatkan negeri-negeri muslim termasuk Palestina. Seperti sang khalifah Umar bin
Khattab ra dan Shalahuddin Al-Ayyubi.
Tegaknya khilafah harus diperjuangkan oleh semua muslim. Oleh karena itu penting
membangun kesadaran bahwa masalah palestina adalah masalah eksistensi entitas Israel yang
ingin merebut tanah kaum muslim dan hal ini hanya dapat dilawan dengan tegaknya Khilafah.
Sebagai seorang muslim kita mengimani bahwa dengan tegaknya seluruh syariat
Allah dalam bingkai Khilafah akan mendatangkan maslahat bagi semesta alam. Dan secara
empiris maupun historis, Khilafah adalah sistem politik yang telah terbukti mengatasi
beragam krisis yang hari ini tak mampu diatasi oleh sistem kapitalisme. Dan ini telah terjadi
dalam penerapan Khilafah selama lebih dari 13 abad yang mampu menguasai hingga dua
pertiga dunia. Maka dunia telah membuktikannya, dengan penerapan sistem Islam dalam
bingkai Khilafah mampu menyelamatkan kaum muslim di Palestina dan seluruh dunia. (Red)
Biodata Penulis:
Nama : Zhuhriana Putri, S.Farm., Apt.
Asal Komunitas : Back to Muslim Identity Community
Asal Kampus : Universitas Sumatera Utara.











