Tanjungpinang, Jurnalkota.online
Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang, melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Tanjungpinang, menggelar Dialog Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) yang diikuti oleh perwakilan lapisan tokoh masyarakat di 4 Kecamatan se-Kota Tanjungpinang, di Aula SMA Negeri 4 Tanjungpinang, Jl. Pemuda, Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Kamis (30/11/2023).
Forum dialog ini mengangkat tema ‘Terciptanya Keamanan dan Kenyamanan dalam Rangka Mensukseskan Pemilu 2024’.
Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Sekretariat Daerah Kota Tanjungpinang Teguh Ahmad Syafari menyampaikan dalam pembukaan acara, bahwa kedudukan Kota Tanjungpinang sangat strategis, oleh karena itu, Kota Tanjungpinang perlu masukan dari masyarakat untuk menjadi lebih baik.
“Kita semua menyadari, bahwa keberagaman di Kota Tanjungpinang cukup tinggi, dan perbedaan yang dapat menimbulkan konflik. Dari kegiatan inilah kita bisa mencegah sejak dini,” ujar Teguh Ahmad Syafari.
“Banyak potensi perbedaan Suku, Sara dan lain sebagainya, perbedaan ini kita dudukkan bersama dalam kewaspadaan dini masyarakat untuk menangkal hal-hal yang tidak diinginkan. Pencegahan dini untuk masyarakat dalam hal apapun menjaga dan memelihara kewaspadaan,” ujar Teguh Ahmad Syafari.
Dalam kesempatan yang sama, Penjabat (Pj) Wali Kota Tanjungpinang Hasan mengatakan, bahwa forum yang dibentuk untuk memberikan kebersamaan, menjaga kewaspadaan dini, memberikan pengamanan, dan sudah tentu berawal dari dini. Serta forum ini bertujuan untuk menjaga keamanan bersama yang langsung bersentuhan dengan masyarakat.
“Kita bisa pahami perbedaan Suku, Ras di Kota Tanjungpinang sangat besar, dengan adanya forum ini kita bisa diskusi menerima masukan dari masyarakat,” kata Hasan.
“Kita akan menghadapi Pemilu di Tahun 2024, dengan adanya forum ini kita bisa menjaga keamanan dalam pesta demokrasi. Kita sama-sama menjaga, baik pemerintah maupun masyarakat dalam memasuki tahapan Pemilu saat ini, untuk itu, diharapkan adanya dialog ini, kita dan hadirnya narasumber yang berkompeten akan menambah pengetahuan kita,” ujar Hasan.
“Dalam menciptakan situasi kondusif, baik untuk pemerintah maupun masyarakat dan untuk kegiatan ini, membiasakan kita untuk selalu duduk bersama, berdiskusi dalam melihat permasalahan,” tandas Hasan.
Kegiatan ini, juga diikuti oleh Tokoh Masyarakat dan Tokoh Pemuda, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), serta Perwakilan Forum Konsultasi Publik (FKP), Lurah dan Camat se-Kota Tanjungpinang.
Editor: Antoni








