Tanjungpinang, Jurnalkota.co.id
Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Pemberdayaan Masyarakat (DP3APM) menggelar rapat percepatan penyediaan data terpilah gender. Rapat ini digelar di ruang utama Bappelitbang Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Rabu (23/7/2025).
Rapat dipimpin Kepala Bappelitbang, Riono, yang juga menjabat sebagai Ketua Pelaksana Pengarusutamaan Gender (PUG) di kota Tersebut. Riono menekankan pentingnya ketersediaan data gender yang akurat dan terkini guna mendukung perencanaan pembangunan yang responsif terhadap kebutuhan seluruh lapisan masyarakat.
“Data gender menjadi dasar untuk menganalisis kesenjangan dan kebutuhan nyata masyarakat. Ini penting untuk menyusun kebijakan yang adil dan merata,” ujar Riono.
Riono mengungkapkan bahwa belum semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Tanjungpinang memiliki sistem pengelolaan data gender yang memadai. Oleh karena itu, penyamaan persepsi dan strategi lintas OPD perlu segera dirumuskan.
“Setiap OPD harus mulai aktif dan sistematis dalam mengelola data terpilah gender sesuai dengan program dan kegiatan yang dijalankan,” tambahnya.
Sementara itu, Plt. Kepala DP3APM Tanjungpinang, Yoni Fadri, menyebutkan bahwa data terpilah sebaiknya diklasifikasikan lebih rinci—berdasarkan usia, jenis kelamin, pendidikan, agama, suku, status ekonomi, hingga kelompok marginal.
“Pengumpulan data bisa dilakukan melalui survei, sensus, wawancara langsung, hingga penelitian mendalam. Tujuannya satu: menghasilkan data akurat yang bisa digunakan untuk menyusun kebijakan pembangunan yang inklusif dan berkeadilan,” kata Yoni. (Antoni)








