Tanjungpinang, Jurnalkota.online
Penjabat (Pj) Wali Kota Tanjungpinang Hasan, menegaskan kembali kepada seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk meningkat sinergitas, kolaborasi lintas instansi, dan fokus pada penajaman program prioritas pengentasan kemiskinan, pengendalian inflasi, dan penurunan angka stunting.
Demikian disampaikan Hasan, kepada jajaran Kepala OPD dalam Rapat Sinkronisasi Program Perencanaan Pembangunan Daerah Tahun 2024, di Ruang Rapat Bapelitbang Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Rabu (22/11/2023).
Pada kesempatan itu, Hasan juga menyampaikan, bahwa kebijakan pembangunan daerah pada masa kepemimpinannya lebih diarahkan kepada dukungan kegiatan kecil yang tidak menyedot anggaran terlalu besar, seperti pengecatan, semenisasi jalan, dan peningkatan kesejahteraan para petugas kebersihan. Dan tidak melaksanakan kegiatan pembangunan infrastruktur bersifat mercu suar, yang akan menelan anggaran besar.
“Kita hanya akan melaksanakan kegiatan fisik yang bersifat melengkapi, bukan infrastruktur mercu suar. Bangunan yang sudah ada, kita revitalisasi, agar dapat berfungsi kembali sebagaimana mestinya. Seluruh OPD harus mereview kembali program dan kegiatan yang diusulkan, dan harus mengarah pada program prioritas,” tegas Hasan.
Review usulan program dan kegiatan OPD Tahun Anggaran 2024 dilaksanakan selama dua hari, mulai Rabu, 22 November 2023, sampai dengan Kamis, 23 November 2023.
Selain diarahkan untuk fokus pada pencapaian target program prioritas nasional, Hasan juga menyatakan, bahwa dirinya akan melaksanakan upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pajak dan retribusi, serta pembangunan ekonomi kreatif di Kota Tanjungpinang.
Peningkatan PAD dari sektor pajak, lanjut Hasan, adalah dengan pengoptimalan penggunaan tapping box pada kelompok usaha tertentu. Pasalnya, berdasarkan pengamatannya secara langsung di lapangan, Hasan menemukan sejumlah objek wajib pajak belum memenuhi kewajiban sebagaimana seharusnya.
Ada potential loss yang menyebabkan kurang maksimalnya PAD dari sektor pajak. Untuk meningkatkan PAD dari sektor pajak, Pemerintah Kota Tanjungpinang akan menambah 1.000 unit tapping box yang akan ditempatkan di beberapa tempat usaha tertentu.
“Untuk menggairahkan kembali ekonomi kreatif di Tanjungpinang, kita terus menggelar berbagai pertunjukan seni budaya dan ekonomi kreatif di pusat-pusat keramaian publik. Seperti setiap malam Minggu dan malam Senin, kita melaksanakan pertunjukan seni budaya di Gedung Gonggong dan Jalan Merdeka. Kegiatan ini juga diikuti oleh para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), hingga diharapkan produktivitas dan kesejahteraan mereka meningkat,” ujar Hasan.
Editor: Antoni








