Lebak, Jurnalkota.co.id
Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan kendaraan angkutan berat terjadi di ruas Jalan Nasional Bayah–Malingping, tepatnya di sekitar objek wisata Karang Songsong Cibobos, Desa Karangkamulyan, Kecamatan Cihara, Kabupaten Lebak, Rabu (28/1/2026) sekitar pukul 09.45 WIB. Insiden tersebut menyebabkan satu orang meninggal dunia di lokasi kejadian.
Kecelakaan melibatkan sebuah truk tronton bernomor polisi B 9946 YU dan sebuah dump truck bernomor polisi KB 8749 DM. Sopir truk tronton bernama Toni meninggal dunia setelah mengalami luka berat di bagian kepala akibat terjepit kabin dan benturan keras saat tabrakan terjadi.
Sementara itu, sopir dump truck bernama Wahyu berhasil selamat dari peristiwa tersebut. Namun, korban mengalami luka dan langsung dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.
Berdasarkan informasi awal yang dihimpun di lokasi kejadian, truk tronton diketahui melaju dari arah Malingping menuju Bayah. Saat melintasi jalan nasional tersebut, kendaraan diduga kehilangan kendali hingga masuk ke jalur berlawanan dan menabrak dump truck yang datang dari arah Bayah.
Dugaan sementara, faktor kelelahan pengemudi menjadi salah satu penyebab kecelakaan. Namun, kepolisian belum dapat memastikan penyebab pasti sebelum proses penyelidikan selesai.
Kapolsek Panggarangan AKP Acep Komarudin membenarkan terjadinya kecelakaan tersebut. Ia mengatakan, setelah menerima laporan, petugas kepolisian langsung menuju lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan lokasi, serta mengevakuasi korban.
“Kami masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kecelakaan. Pemeriksaan meliputi kondisi kendaraan, jejak pengereman, serta keterangan saksi di sekitar lokasi kejadian,” kata Acep saat dikonfirmasi.
Selain itu, pihak kepolisian juga melakukan pengaturan arus lalu lintas karena kecelakaan sempat menyebabkan perlambatan kendaraan di kedua arah. Jalur nasional Bayah–Malingping merupakan salah satu akses utama transportasi di wilayah selatan Kabupaten Lebak dan kerap dilintasi kendaraan bertonase besar.
AKP Acep menambahkan, kendaraan yang terlibat kecelakaan telah dievakuasi dari badan jalan untuk mencegah kemacetan berkepanjangan. Proses evakuasi dilakukan dengan bantuan alat berat mengingat kondisi truk tronton yang mengalami kerusakan parah pada bagian kabin.
Peristiwa kecelakaan ini kembali menjadi pengingat pentingnya pengawasan operasional kendaraan angkutan berat, termasuk kepatuhan terhadap jam kerja pengemudi serta kondisi teknis kendaraan sebelum beroperasi.
Pihak kepolisian mengimbau para pengemudi, khususnya sopir kendaraan angkutan barang, agar selalu memastikan kondisi fisik dalam keadaan prima dan tidak memaksakan diri berkendara dalam kondisi lelah.
“Kami mengimbau seluruh pengguna jalan untuk selalu mengutamakan keselamatan, mematuhi rambu lalu lintas, dan beristirahat jika merasa lelah. Keselamatan adalah tanggung jawab bersama,” ujar Acep.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak kepolisian masih terus melakukan pendalaman guna memastikan faktor utama penyebab kecelakaan tersebut.
Penulis: Noma
Editor: Antoni














