UPRS V Pesakih Rutin Gelar Pertemuan Bulanan untuk Serap Aspirasi Warga Rusun

Jasa Maklon Sabun

Jakarta, Jurnalkota.co.id

Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman DKI Jakarta melalui Unit Pengelola Rumah Susun (UPRS) V Pesakih Daan Mogot secara rutin menggelar pertemuan bulanan guna menyerap aspirasi warga dan menjaga kondusivitas lingkungan rumah susun.

Kepala UPRS V Pesakih Daan Mogot Muhammad Ali mengatakan, pertemuan tersebut dilaksanakan satu kali setiap bulan dan melibatkan para pemangku kepentingan, mulai dari ketua RT dan RW hingga tokoh masyarakat dan tokoh lintas agama. Pertemuan terakhir digelar pada Rabu (28/1/2026) di aula Kantor Pesakih.

Ali menjelaskan, pada siang hari pihaknya mengundang ketua RT, RW, serta tokoh masyarakat di wilayah Rusun Rawa Buaya. Sementara pada sore hari, pertemuan serupa dilakukan bersama unsur masyarakat di wilayah Pesakih.

“Selama ini warga memahami bahwa kebijakan yang dijalankan UPRS V Pesakih Daan Mogot tidak memberatkan penghuni Rusun Pesakih,” ujar Ali.

Menurut Ali, pertemuan rutin ini menjadi sarana penting untuk memperkuat komunikasi antara pengelola dan penghuni, sekaligus menyerap berbagai aspirasi dan keluhan warga agar lingkungan rusun tetap aman dan kondusif.

“Kerja sama itu sangat penting. Tanpa kerja sama, sulit menciptakan wilayah yang kondusif. Karena itu, kami perlu mengetahui langsung keluh kesah warga,” kata Ali.

Ia menambahkan, setiap wilayah memiliki karakter dan pola pikir masyarakat yang berbeda. Melalui forum dialog ini, pengelola berupaya menyatukan persepsi agar kebijakan yang diterapkan dapat dipahami dan dijalankan bersama.

“Perbedaan pandangan itu wajar. Justru di sinilah aspirasi warga kami serap agar lingkungan Rusun UPRS V tetap kondusif,” ucapnya.

Ali juga menegaskan bahwa rumah susun dibangun Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sebagai solusi hunian vertikal bagi masyarakat berpenghasilan rendah, sekaligus untuk mengatasi keterbatasan lahan dan mengurangi kawasan kumuh.

Melalui program rusunawa, pemerintah berupaya menyediakan hunian yang layak, aman, nyaman, dan terjangkau bagi masyarakat yang belum memiliki rumah. Namun demikian, Ali mengingatkan bahwa penghuni juga memiliki kewajiban dan tanggung jawab yang harus dijalankan.

“Dalam pertemuan bulanan ini, kami selalu mengingatkan warga agar tidak melupakan kewajiban dan tanggung jawabnya, termasuk menjaga kebersihan dan ketertiban lingkungan agar rusun tidak menjadi kumuh,” ujar Ali.

 

Penulis: Haris
Editor: Hengky

Jasa Maklon Skincare Tangerang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *