Wali Kota Jakbar Serahkan Santunan BPJS Ketenagakerjaan kepada Ahli Waris

Jasa Maklon Sabun

Jakarta, Jurnalkota.co.id

Komitmen Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam memberikan perlindungan sosial bagi pekerja kembali ditegaskan melalui penyerahan santunan jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan. Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah, secara simbolis menyerahkan santunan kepada dua ahli waris penerima manfaat dalam kegiatan yang digelar di Hotel Shangri-La, Jakarta Pusat, Selasa (10/2/2026).

Dua ahli waris penerima manfaat tersebut merupakan keluarga almarhum Hidayat, Ketua RT 007 RW 02 Kelurahan Sukabumi Selatan, serta keluarga almarhum Muhammad Said, petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) Kelurahan Slipi.

Dalam sambutannya, Iin menegaskan kehadiran BPJS Ketenagakerjaan menjadi wujud nyata peran negara dalam melindungi para pekerja, khususnya mereka yang memiliki risiko tinggi dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

“Manfaat perlindungan kerja ini bukan hanya dirasakan saat terjadi musibah, tetapi juga memberikan jaminan berkelanjutan, termasuk pendidikan bagi anak-anak ahli waris hingga jenjang perguruan tinggi. Ini adalah bentuk kepedulian dan keseriusan pemerintah,” ujar Iin.

Ia menambahkan, santunan tersebut menunjukkan bahwa jaminan sosial ketenagakerjaan berfungsi sebagai proteksi penting bagi keluarga pekerja agar tetap memiliki kepastian dan perlindungan di tengah kondisi sulit.

“Kami berharap para penerima manfaat dapat menjadi contoh dan menyebarluaskan informasi ini kepada lingkungan sekitar, sehingga semakin banyak pekerja yang terlindungi melalui BPJS Ketenagakerjaan,” katanya.

Lebih lanjut, Iin menyampaikan Pemkot Jakarta Barat terus mendorong peningkatan kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan dengan memanfaatkan data perusahaan serta potensi tenaga kerja di wilayahnya. Perhatian khusus juga diberikan kepada kelompok pekerja rentan.

“Salah satu fokus kami adalah pengembangan Perkampungan Industri Konveksi di Tambora yang memiliki jumlah pekerja cukup besar. Kawasan ini memiliki potensi ekonomi yang kuat dan perlu didukung dengan perlindungan ketenagakerjaan yang memadai,” jelasnya.

Upaya tersebut, kata Iin, dilakukan melalui kolaborasi dengan BPJS Ketenagakerjaan serta sinergi pentahelix yang melibatkan pemerintah, dunia usaha, akademisi, komunitas, dan media guna memperkuat daya saing kawasan industri.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan DKI Jakarta, Denny Yuslian, menjelaskan BPJS Ketenagakerjaan saat ini mengelola lima program jaminan sosial, yakni Jaminan Kecelakaan Kerja, Jaminan Kematian, Jaminan Hari Tua, Jaminan Pensiun, dan Jaminan Kehilangan Pekerjaan.

“Sepanjang ini, kami telah menyalurkan manfaat jaminan sosial ketenagakerjaan kepada masyarakat DKI Jakarta dengan nilai mencapai sekitar Rp12,1 triliun,” kata Denny.

Meski demikian, ia mengakui masih terdapat tantangan besar, terutama banyaknya pekerja rentan dengan penghasilan terbatas yang belum terlindungi secara optimal.

“Kelompok pekerja ini sangat rentan jatuh ke dalam kemiskinan ketika terjadi risiko kerja. Karena itu, diperlukan peran aktif pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan mereka mendapatkan perlindungan,” pungkasnya. (Red)

Jasa Maklon Skincare Tangerang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *