Warga Rasakan Manfaat Gerakan Pangan Murah, Harga Sembako Lebih Terjangkau

Jasa Maklon Sabun

Tanjungpinang, Jurnalkota.co.id

Gerakan Pangan Murah (GPM) membantu masyarakat mendapatkan sejumlah kebutuhan pokok dengan harga lebih rendah dibandingkan harga di pasaran. Selisih harga tersebut dinilai cukup membantu meringankan pengeluaran rumah tangga.

Novi, warga Perumahan Griya Senggarang Permai, Kelurahan Air Raja, mengaku terbantu dengan adanya kegiatan tersebut, terutama bagi masyarakat dengan kondisi ekonomi terbatas.

Dalam GPM yang digelar Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan (DPPP) Kota Tanjungpinang di halaman Kantor Dinas Perhubungan Kota Tanjungpinang, Sei Carang, Bintan Center, Kamis (20/8/2026), Novi membeli beras, telur, gula pasir, dan minyak goreng.

“Tadi saya membeli beras, telur, gula, dan minyak goreng. Itu kebutuhan yang penting. Harganya lebih murah dibandingkan di pasar dan masih terjangkau,” kata Novi.

Ia mengatakan, telur yang dibelinya dijual seharga Rp48.000 per papan. Sementara di swalayan, harga komoditas tersebut mencapai sekitar Rp53.000. Adapun beras kemasan lima kilogram dijual seharga Rp58.000.

Menurut Novi, selisih harga setiap komoditas berkisar antara Rp1.000 hingga Rp5.000. Meski tidak terlalu besar, selisih tersebut tetap membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Selisih harganya berbeda-beda, sekitar Rp1.000 sampai Rp5.000. Harganya murah dan masih terjangkau,” ujarnya.

Novi mengetahui pelaksanaan GPM dari seorang teman yang membagikan informasi mengenai kegiatan tersebut. Ia berharap GPM kembali digelar dengan penyebaran informasi yang lebih luas agar dapat diketahui lebih banyak masyarakat.

“Kalau bisa, kegiatan seperti ini diadakan lagi pada awal bulan, saat masyarakat baru menerima gaji. Lumayan, kami bisa membeli kebutuhan dapur dengan harga lebih murah,” ucapnya.

Hal serupa disampaikan Waginah, warga Perumahan Hang Tuah Permai, Kelurahan Pinang Kencana. Dalam kegiatan tersebut, ia membeli beras, minyak goreng, dan telur.

“Alhamdulillah, kegiatan ini meringankan pengeluaran saya. Beras dijual Rp58.000, sedangkan di swalayan sekitar Rp60.000. Telur di sini Rp48.000, sementara di luar harganya lebih dari Rp50.000,” kata Waginah.

Selain beras dan telur, Waginah membeli dua liter minyak goreng seharga Rp30.000. Menurut dia, harga tersebut lebih murah dibandingkan harga minyak goreng yang dijual di warung.

“Minyak gorengnya lumayan murah, dua liter hanya Rp30.000. Kalau membeli di warung, belum tentu bisa mendapatkan harga seperti itu,” tuturnya.

Waginah mengetahui informasi mengenai GPM melalui grup komunikasi warga di lingkungan RT tempat tinggalnya. Ia berharap harga kebutuhan pokok semakin terjangkau agar masyarakat berpenghasilan rendah tetap mampu memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Semoga ke depan harga sembako bisa semakin murah supaya masyarakat dengan kondisi ekonomi terbatas tetap mampu menjangkaunya. Terima kasih kepada Pemerintah Kota Tanjungpinang yang telah mengadakan kegiatan seperti ini,” ujar Waginah.

Jasa Maklon Skincare Tangerang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *