Lebak, Jurnalkota.online
Kekerasan terhadap seorang wartawan media Pejuanghukum45.com diduga dilakukan oleh dua oknum Penambang pasir lumpur, di Kampung Cikumpay Desa Panggarangan, Kabupaten Lebak.
Wartawan media Pejuanghukum45.com pada saat melakukan investigasi pada pukul 23.00 Wib, di lokasi kejadian tersebut tepatnya di Kampung Cikumpay Desa Panggarangan, Kecamatan Panggarangan, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten.
Sumardi dari media online Pejuanghukum45.com sedang menggali informasi dari salah satu supir pengangkut pasir inisial (D) disitu langsung didatangi oleh beberapa orang yang bernama Ape alias Ade dan Adiknya bernama Balok.
“Pada saat saya bertanya kepada supir dump truk yang berinisial D, tiba tiba datang serangan membabi buta memukul wajah namun luput, tapi belakang kepala saya terkena bogem mentah Balok alias Asep,” kata Sumardi.
Sumardi juga menjelaskan, tidak sampai disitu, Ade alias Ape memukul menggunakan gagang Sekop (alat untuk mengangkat pasir) namun mengenai tiang warung yang ada di lokasi.
“Tiba tiba Ade datang mengambil skop, dia mengayunkan skop itu, saya menghindar sehingga mengenai tiang warung, saya tidak melawan karena saya cuman Investigasi tentang keberadaan galian pasir tersebut,” jelas Sumardi
Pada saat kejadian tersebut Dedi (Supir Dump) ikut melerai, namun seperti kerasukan setan Balok alias Sabar terus mengejar korban yang sudah diatas kendaraan roda dua miliknya, untuk meninggalkan lokasi kejadian naas tersebut (Lokasi Pasir Lempung Ilegal Cikumpay).
“Saya pergi dari lokasi kejadian langsung menuju Kantor Polisi Sektor (Polsek) Panggarangan untuk membuat pelaporan, ada saat di Polsek saya diterima diterima oleh anggota Polsek Panggarangan, yang bertugas piket bernama Reva. Karena keterbatasan dan seluruh personel anggota Polsek Panggarangan, semua sedang bertugas pengamanan kotak suara Pemilu di Desa-Desa, maka anggota Reskrim Polsek Panggarangan, meminta saya untuk kembali besok hari untuk membuat laporan,” terang Sumardi.
Penulis: Noma
Sumbe : Sumardi sebagai korban penganiayaan












