Tangerang, Jurnalkota.co.id
Manajemen CV Fadlan Konstruksi membantah tudingan terkait kualitas pekerjaan proyek jalan hotmix di RW 11 dan RW 05, Kelurahan Bencongan, Kecamatan Kelapa Dua. Perusahaan menegaskan seluruh pekerjaan telah dilaksanakan sesuai spesifikasi teknis dan ketentuan dalam dokumen kontrak.
Dalam keterangan tertulis yang diterima, Kamis (30/4/2026), pihak manajemen menyatakan keberatan atas pemberitaan yang dinilai sepihak dan tidak didukung data teknis yang valid.
“Seluruh pekerjaan kami mengacu pada dokumen resmi, termasuk Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan kontrak kerja. Kami bekerja sesuai aturan, bukan berdasarkan asumsi,” ujar perwakilan manajemen CV Fadlan Konstruksi.
Terkait sorotan mengenai paving block yang tidak dibongkar sebelum pengaspalan, pihak perusahaan menjelaskan bahwa pekerjaan tersebut tidak tercantum dalam RAB.
Menurut mereka, pelaksanaan pekerjaan di luar dokumen kontrak justru berpotensi menyalahi aturan administrasi proyek pemerintah.
“Jika tidak dianggarkan dalam RAB, maka tidak bisa dikerjakan. Itu bagian dari kepatuhan terhadap sistem administrasi negara,” kata manajemen.
Selain itu, perusahaan juga menepis anggapan bahwa ketebalan lapisan aspal tidak memenuhi standar. Mereka menyebut volume material hotmix yang digunakan telah disesuaikan dengan luasan pekerjaan dan diawasi oleh pengawas lapangan.
“Kualitas pekerjaan diukur dengan metode teknis dan alat, bukan hanya pengamatan visual. Kami menggunakan material sesuai spesifikasi, termasuk emulsi murni untuk menjaga daya rekat aspal,” ujarnya.
Menanggapi isu keterbukaan anggaran, CV Fadlan Konstruksi menyatakan bahwa penyampaian rincian anggaran merupakan kewenangan pemberi kerja, dalam hal ini pihak Kecamatan Kelapa Dua.
Perusahaan menegaskan tetap menjalankan pekerjaan sesuai peran sebagai pelaksana proyek, sekaligus mematuhi prosedur dan etika birokrasi yang berlaku.
“Dokumen teknis memiliki mekanisme dan tahapan dalam penyampaiannya. Kami mengikuti aturan tersebut,” kata manajemen.
CV Fadlan Konstruksi juga menyatakan siap apabila dilakukan audit oleh pihak berwenang untuk memastikan kualitas pekerjaan di lapangan.
Menurut mereka, proyek tersebut saat ini masih dalam masa pemeliharaan, sehingga tanggung jawab terhadap kualitas tetap menjadi bagian dari komitmen perusahaan.
“Kami terbuka untuk audit dan siap mempertanggungjawabkan pekerjaan secara teknis maupun administrasi,” ujar manajemen.
Penulis: Pandji
Editor: Antoni














