Lebak, Jurnalkota.co.id
Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Lebak, Banten, akan membangun 100 titik Penerangan Jalan Umum (PJU) pada tahun 2026 sebagai upaya meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat, terutama pada malam hari.
Pembangunan lampu penerangan jalan tersebut dijadwalkan mulai dilaksanakan pada Juli 2026 di sejumlah titik yang dinilai membutuhkan penerangan tambahan.
Kepala Bidang Pengendalian Operasional Dishub Kabupaten Lebak Johan Arifin mengatakan, pembangunan PJU menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah guna mendukung keselamatan pengguna jalan sekaligus menekan potensi tindak kriminalitas.
“Kami melaksanakan pembangunan PJU sekitar Juni mendatang,” ujar Johan di Lebak, Jumat (22/5/2026).
Menurut Johan, keberadaan lampu penerangan jalan sangat penting karena sejumlah ruas jalan yang minim penerangan kerap rawan dijadikan lokasi tindak kejahatan, termasuk aksi pembegalan.
Selain itu, kondisi jalan gelap juga dinilai meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas pada malam hari.
“Pemerintah Kabupaten Lebak berkomitmen membangun infrastruktur penerangan untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat,” katanya.
Ia menjelaskan, kebutuhan PJU di Kabupaten Lebak hingga saat ini mencapai 14.988 titik. Namun, jumlah yang telah terealisasi baru sekitar 3.710 titik atau 24,75 persen.
Sementara itu, sebanyak 11.278 titik lainnya atau sekitar 75,25 persen masih belum tersentuh penerangan akibat keterbatasan anggaran daerah.
“Kami setiap tahun menerima ribuan usulan pembangunan PJU dari masyarakat, tetapi yang dapat direalisasikan baru sekitar 100 titik,” ujar Johan.
Menurut dia, setiap titik pembangunan PJU membutuhkan anggaran sekitar Rp7 juta.
Meski masih terbatas, Dishub Lebak terus berupaya memperluas cakupan penerangan jalan melalui dukungan pemerintah pusat maupun pemerintah provinsi.
Pada tahun ini, Kabupaten Lebak juga mendapat bantuan pembangunan PJU untuk sejumlah ruas jalan nasional dan provinsi.
Untuk jalan nasional, bantuan penerangan akan dipasang di ruas Malingping–Beyeh Simpang serta ruas Cibadak–Padasuka Warunggunung.
Sementara bantuan dari Pemerintah Provinsi Banten akan difokuskan di ruas Citeras Pintu Rel KA dan kawasan Lebak Picung.
Johan berharap penambahan PJU tersebut dapat memberikan rasa aman bagi masyarakat yang beraktivitas pada malam hari sekaligus mendukung kelancaran mobilitas kendaraan.
“Kami bersyukur pembangunan PJU di 100 titik ini dapat membantu meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat serta mengantisipasi tindak kejahatan dan kecelakaan lalu lintas,” katanya.
Pemerintah daerah juga berharap pembangunan penerangan jalan dapat terus ditingkatkan secara bertahap agar kebutuhan PJU di seluruh wilayah Kabupaten Lebak dapat terpenuhi.
Penulis: Noma
Editor: Antoni














