Gubernur Kepri Lantik Pengurus PW IPHI dan MTP-IPHI Periode 2025–2030

Jasa Maklon Sabun

Tanjungpinang, Jurnalkota.co.id

Gubernur Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad melantik Pengurus Wilayah Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (PW IPHI) dan Pengurus Wilayah Majelis Ta’lim Perempuan IPHI (PW MTP-IPHI) Provinsi Kepulauan Riau masa bakti 2025–2030, Selasa (13/1/2026).

Pelantikan yang digelar di Aula Wan Seri Beni, Kantor Gubernur Kepulauan Riau, Dompak, Tanjungpinang, itu dihadiri sejumlah tokoh daerah dan nasional. Di antaranya mantan Gubernur Kepri 2016–2019 Nurdin Basirun, Wakil Ketua I DPRD Kepri sekaligus Ketua BKMT Kepri Hj Dewi Kumalasari, Plt Kepala Kanwil Kementerian Agama Kepri Muhammad Syafi, Ketua LAM Kepri Raja Al-Hafiz, Ketua MUI Kepri Bambang Maryono, para kepala organisasi perangkat daerah (OPD), serta para ketua PD IPHI kabupaten/kota se-Kepulauan Riau.

Berdasarkan Surat Keputusan Pengurus Pusat IPHI Nomor 064/Skep/PP-IPHI/XII/2025, H TS Arif Fadillah ditetapkan sebagai Ketua PW IPHI Provinsi Kepulauan Riau periode 2025–2030.

Sementara itu, Ketua PW MTP-IPHI Provinsi Kepulauan Riau dijabat Hj Sulikah sebagaimana tertuang dalam SK PW IPHI Kepri Nomor 01/Skep/PW-IPHI/XII/2025.

Dalam sambutannya, Ansar Ahmad menegaskan IPHI memiliki peran strategis dalam menjaga kemabruran haji sepanjang hayat. Menurut dia, IPHI tidak hanya menjadi wadah silaturahmi pasca-haji, tetapi juga berfungsi sebagai penggerak penguatan akhlak dan benteng moral masyarakat di tengah tantangan era disrupsi.

“IPHI berperan penting memastikan nilai-nilai ibadah haji terimplementasi dalam kehidupan sehari-hari. Dengan jumlah jemaah yang besar, IPHI memiliki potensi luar biasa menjadi motor penggerak kebaikan di tengah masyarakat,” ujar Ansar Ahmad.

Ia menyebutkan, berdasarkan Keputusan Menteri Agama Nomor 1996 Tahun 2024, jumlah jemaah haji Indonesia pada 2025 mencapai 221.000 orang. Dari jumlah tersebut, jemaah asal Kepulauan Riau tercatat sebanyak 1.275 orang. Angka ini dinilai sebagai kekuatan sosial yang signifikan dalam mendukung pembangunan mental dan spiritual masyarakat.

Ansar Ahmad menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau untuk menjadikan penguatan iman dan takwa sebagai fondasi pembangunan daerah, sejalan dengan visi “Kepulauan Riau yang Maju, Makmur, dan Merata” periode 2025–2030. Sejumlah program keagamaan terus didorong, mulai dari bantuan rumah ibadah, program mubaligh hinterland, hingga insentif keagamaan.

“Alhamdulillah, sinergi pemerintah dan masyarakat membuahkan hasil. Indeks Kerukunan Umat Beragama Kepulauan Riau tahun 2024 mencapai 82,21 poin dan selama tiga tahun berturut-turut masuk tiga besar nasional,” kata Ansar Ahmad.

Ansar Ahmad berharap IPHI terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, baik dalam pembangunan ekonomi umat, penguatan dakwah, maupun penyuksesan program strategis daerah. Ia juga menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dilantik.

“Selamat menjalankan amanah. Semoga pelantikan ini menjadi momentum untuk berkhidmat secara total kepada umat dan daerah,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Pusat IPHI Ahmad Yani Basuki mengapresiasi kesediaan Gubernur Kepulauan Riau melantik pengurus IPHI dan MTP-IPHI Kepri. Menurut dia, IPHI merupakan organisasi sosial keagamaan yang berperan penting dalam meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup jemaah haji serta masyarakat luas.

“Dengan karakter wilayah kepulauan, Kepulauan Riau memiliki potensi besar menjadi pusat pengembangan IPHI yang kuat dan solid. Kami optimistis IPHI Kepri dapat menjadi contoh bagi daerah lain,” kata Ahmad Yani.

Ia berharap IPHI Kepri terus memperluas kontribusi pembinaan masyarakat dengan menghidupkan nilai-nilai haji mabrur seperti keikhlasan, kedisiplinan, ukhuwah, dan kepedulian sosial, sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah dalam penguatan moderasi beragama.

Jasa Maklon Skincare Tangerang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *