Tanjungpinang, Jurnalkota.co.id
Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang terus mematangkan persiapan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XII Tingkat Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2026. Salah satu agenda yang menjadi perhatian adalah kesiapan Pawai Ta’aruf, yang akan menjadi pembuka rangkaian kegiatan MTQ dan melibatkan ribuan peserta dari seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Kepulauan Riau.
Untuk memastikan seluruh persiapan berjalan sesuai rencana, Sekretariat Daerah Kota Tanjungpinang melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) menggelar Rapat Seksi Pawai Ta’aruf di Ruang Rapat Raja Haji Fisabilillah, Kantor Wali Kota Tanjungpinang, Rabu (24/6/2026).
Rapat dipimpin Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tanjungpinang, Muhammad Nazri, didampingi Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Tanjungpinang, Samsudi. Hadir pula perwakilan Satpol PP, Dinas Perhubungan, kecamatan, kelurahan, serta perangkat daerah yang terlibat dalam penyelenggaraan MTQ.
Dalam rapat tersebut, berbagai aspek teknis pelaksanaan Pawai Ta’aruf dibahas secara menyeluruh. Mulai dari penetapan jadwal, rute pawai, susunan barisan peserta, kesiapan kafilah dari kabupaten dan kota, hingga penyediaan sarana dan prasarana pendukung.
Berdasarkan hasil rapat, Pawai Ta’aruf dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 4 Juli 2026, mulai pukul 07.30 WIB. Pawai akan mengambil titik start di Jalan Merdeka dan berakhir di Arena Utama MTQ di halaman Gedung Lembaga Adat Melayu (LAM) Provinsi Kepulauan Riau.
Rute pawai akan melewati Jalan Hang Tuah, kawasan Pangkalan Marinir, Tugu Sirih, kemudian menuju panggung utama MTQ. Jalur tersebut dipilih agar masyarakat dapat menyaksikan kemeriahan pawai sekaligus tetap memperhatikan aspek keamanan dan kelancaran arus lalu lintas.
Peserta Pawai Ta’aruf berasal dari seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Kepulauan Riau. Hingga rapat berlangsung, sejumlah daerah seperti Kota Batam, Kota Tanjungpinang, Kabupaten Karimun, dan Kabupaten Natuna telah memastikan keikutsertaan. Sementara Kabupaten Lingga dan Kabupaten Kepulauan Anambas masih dalam tahap konfirmasi.
Selain membahas peserta, rapat juga memfinalkan kesiapan panggung kehormatan, penugasan pembawa acara (MC), pembaca doa, perwira pawai, serta penyediaan podium, bendera pelepasan, dan sistem tata suara. Barisan pembuka akan diisi oleh drum band yang menjadi penanda dimulainya Pawai Ta’aruf.
Khusus Kafilah Kota Tanjungpinang, panitia menyiapkan sekitar 467 peserta yang terdiri atas pembawa plank kafilah, pembawa bendera, drum band, pembawa bunga manggar, jajaran organisasi perangkat daerah (OPD), camat, lurah, kepala sekolah SD dan SMP, majelis taklim, hingga kelompok kompang.
Seluruh peserta akan disusun sesuai formasi yang telah ditetapkan agar jalannya pawai berlangsung tertib, rapi, dan mencerminkan identitas budaya Melayu yang menjadi ciri khas Provinsi Kepulauan Riau.
Muhammad Nazri menegaskan, rapat finalisasi ini menjadi tahapan penting untuk memastikan seluruh rencana yang telah disusun dapat diimplementasikan dengan baik saat hari pelaksanaan.
Menurut dia, Pawai Ta’aruf bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi etalase budaya sekaligus simbol kebersamaan masyarakat Kepulauan Riau dalam menyambut pelaksanaan MTQ tingkat provinsi.
“Pawai Ta’aruf merupakan etalase budaya dan wujud semangat kebersamaan dalam pelaksanaan MTQ. Oleh karena itu, seluruh perencanaan yang sudah final melalui rapat ini harus dipersiapkan sebaik-baiknya agar pelaksanaannya berjalan dengan baik, tertib, dan lancar,” ujar Nazri.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antarlembaga, terutama dalam aspek pengamanan dan pengaturan lalu lintas. Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan Pawai Ta’aruf tidak hanya ditentukan oleh panitia, tetapi juga bergantung pada koordinasi seluruh perangkat daerah yang terlibat.
Satpol PP akan bertugas menjaga keamanan, ketertiban peserta dan penonton, serta memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung kondusif. Sementara itu, Dinas Perhubungan akan melakukan rekayasa lalu lintas dan pengalihan arus kendaraan di sejumlah titik guna mengurangi potensi kemacetan selama pawai berlangsung.
“Koordinasi antarperangkat daerah harus terus diperkuat. Dengan persiapan yang matang dan kerja sama yang solid, kita berharap Pawai Ta’aruf MTQ XII Tingkat Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2026 dapat berjalan sukses dan memberikan kesan positif bagi masyarakat serta seluruh kafilah yang hadir,” kata Nazri.
Melalui rapat koordinasi tersebut, Pemerintah Kota Tanjungpinang menegaskan komitmennya sebagai tuan rumah MTQ XII Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2026. Seluruh perangkat daerah diminta menuntaskan setiap persiapan sesuai tugas masing-masing agar seluruh rangkaian MTQ dapat berlangsung aman, tertib, lancar, dan meninggalkan kesan baik bagi para peserta maupun masyarakat yang hadir.








