Lebak, Jurnalkota.co.id
Tokoh masyarakat Kabupaten Lebak, Mochamad Husen, mendorong rekonsiliasi antara Bupati Lebak Mochamad Hasbi Asyidiki dan Wakil Bupati Amir Hamzah menyusul insiden kegaduhan dalam kegiatan halalbihalal.
Menurut Husen, hubungan harmonis antara kepala daerah dan wakilnya penting demi menjaga stabilitas pemerintahan dan kelancaran pembangunan daerah.
“Kita jangan sampai pemimpin itu saling bermusuhan, karena bisa berdampak terhadap kemajuan daerah,” kata Husen di Lebak, Senin (30/3/2026).
Ia menyebut, peristiwa yang sempat memicu ketegangan hingga nyaris terjadi adu fisik tersebut perlu segera diselesaikan secara kekeluargaan.
“Pertentangan tidak akan menyelesaikan masalah. Keduanya memiliki visi dan misi yang sama untuk membangun Lebak,” ujar mantan anggota DPRD Lebak tersebut.
Husen berharap, kegaduhan yang terjadi tidak berlarut-larut dan dapat segera diakhiri melalui komunikasi yang baik antara kedua pihak.
Sementara itu, Wakil Bupati Lebak, Amir Hamzah, menyesalkan pernyataan yang disampaikan Bupati Hasbi dalam kegiatan halalbihalal tersebut.
Ia menilai, pernyataan yang menyinggung dirinya sebagai mantan narapidana tidak tepat disampaikan di forum terbuka, terlebih dalam suasana silaturahmi.
“Tidak etis menyampaikan hal-hal yang menyangkut pribadi di acara halalbihalal,” kata Amir.
Menurut dia, pernyataan tersebut dinilai sebagai bentuk penghinaan di muka umum yang memicu emosi dan kegaduhan dalam acara tersebut.
Meski demikian, Amir mengaku masih berupaya menahan diri agar situasi tidak semakin memanas.
Ia juga berharap ke depan komunikasi antarpimpinan daerah dapat terjalin lebih baik untuk menghindari konflik serupa.
“Kita berharap ke depan bisa lebih menjaga komunikasi agar tidak menimbulkan perselisihan,” ujarnya.
Penulis: Noma
Editor: Antoni










